Surabaya, Arina – Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tahun 2024 ini menyediakan 100 kuota beasiswa bagi alumni Pendidikan Diniyah Formal (PDF).
Rektor UINSA Surabaya, Prof Akhmad Muzakki mengatakan kesempatan belajar di UINSA bagi alumni PDF dengan beasiswa sebagai tindak lanjut kebijakan afirmasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) yang menyebutkan bahwa alumni Pendidikan Diniyah Formal (PDF) diberi akses untuk menjadi ASN.
Selain itu, semangat memberikan beasiswa bagi alumni PDF karena UINSA dalam sejarah awalnya dilahirkan dari khidmah para kiai sepuh seperti KH Mahrus Ali dan KH Saifuddin Zuhri yang membeli tanah di Surabaya dan menghibahkannya ke negara.
"Nah, kini UINSA ingin berkhidmat kembali ke pesantren dan diniyah. Kami di UINSA memberi 'karpet merah' bagi alumni PDF untuk kuliah di UINSA dengan paket beasiswa sebanyak 100 orang tahun ini," kata Rektor UINSA Akhmad Muzakki, Minggu (27/7/2024).
Kuota 100 pendaftar tersebut terbagi untuk beberapa program studi yaitu
- Bahasa dan Sastra Arab 5 orang
- Sejarah dan Peradaban Islam 10 orang
- Manajemen Dakwah 5 orang
- Pengembangan Masyarakat Islam 8 orang
- Hukum Pidana Islam (Jinayah) 6 orang
- Ilmu Falak 10 orang
- Perbandingan Mazhab 15 orang
- Aqidah dan Filsafat Islam 15 orang
- Ilmu Hadits 10 orang
- Studi Agama Agama 15 orang
- Tasawuf dan Psikoterapi 15 orang
- Manajemen Zakat dan Wakaf 5 orang.
Dari kuota tersebut, kata Prof Muzakki, awalnya terisi 40 orang pendaftar dari PDF di Jawa Timur, namun 2 di antaranya mengundurkan diri. Kemudian ada 6 orang alumni PDF dari Sulawesi Selatan yang telah mendaftar.
"Jadi, kini total alumni PDF yang mendaftar untuk mendapat beasiswa full selama masa studi 8 semester, sebanyak total 44. Ada 56 jatah beasiswa untuk alumni PDF yang tidak terisi tahun ini,” ujarnya.
Para penerima beasiswa ini akan mendapatkan sejumlah fasilitas atau keuntungan. Selain mendapatkan biaya kuliah penuh 8 semester, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendaftaran.
Mahasiswa juga dikenakan UKT Kelompok 1 (Rp400.000) untuk masa studi maksimum 8 (delapan) semester. Namun, biaya UKT ini pun dibayarkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Sunan Ampel Surabaya.
Editor: Kendi Setiawan


