Setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia. Sejarah lahirnya Pramuka berawal sejak jauh sebelum masa kemerdekaan Indonesia atau pada masa kolonial Hindia Belanda. Kala itu sudah berdiri laskar-laskar Kepanduan di Tanah Air. Pada 1961 atau 16 tahun setelah kemerdekaan Indonesia, lahirlah Gerakan Praja Muda Karana atau Pramuka.
Tanggal 30 Juli 1961, laskar atau organisasi kepanduan seluruh Indonesia berkumpul di Gelora Senayan Jakarta. Laskar-laskar Kepanduan itu berikrar untuk meleburkan diri ke dalam satu organisasi yang bernama Gerakan Pramuka. Selanjutnya, setiap tanggal 30 Juli diperingati sebagai Hari Ikrar Gerakan Pramuka.
Selanjutnya pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui Keppres Nomor 448 Tahun 1961. Saat itu, Presiden Soekarno melantik Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas) Kwartir Nasional (Kwarnas) dan Kwartir Nasional Harian (Kwarnari).
Bertepatan dengan Keppres tersebut, maka tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka Indonesia atau Gerakan Pramuka. Sesuai Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 104 Tahun 2024, peringatan Hari Pramuka 2024 mengangkat tema ‘Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI’.
Rangkaian kegiatan
Peringatan Hari Pramuka diisi dengan serangkaian kegiatan. Biasanya pada taggal 12 Agustus dimulai perkemahan yang diikuti oleh para siswa dari satuan-satuan pendidikan. Di Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas Jawa Tengah misalnya perkemahan dan sekaligus pembukaan peringatan Hari Pramuka kali ini dibuka pada Senin siang 12 Agustus 2024. Kemah diikuti satuan pendidikan dari tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA sederajat.
Pada Selasa, 13 Agustus malam, perkemahan diisi pentas seni, malam keakraban, dan renungan. Api unggun dinyalakan di tengah lapangan menambah khidmat peringatan Hari Pramuka. Sesi tak kalah khdimatnya adalah pengucapan kembali janji Pramuka yang meliputi Dasa Darma Pramuka dan Trisatya. Sesi ini dikenal dengan sebuta ‘Ulang Janji’.
Sesi ulang janji juga dilakukan saat malam perenungan yang diadakan Kwarcab Banjarnegara. Hadir di kesempatan ini Kapolres, Dandim, Kajari, Sekreratis Daerah Indarto selaku Pembina, Ketua Kwarcab Aris Sudaryanto, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarnegara Teguh Handoko dan tokoh lainnya.
Seluruh peserta kemah dan tamu undangan secara kompak dan khusyuk mengucapkan ulang janji ini. Janji Pramuka adalah berupa Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Tri Satya adalah tiga janji yang harus dijalankan oleh setiap anggota Pramuka. Adapun Dasa Darma adalah sepuluh tindakan atau perbuatan baik dan mulia yang wajib dipahami dan diamalkan oleh setiap anggota Pramuka.
Berikut ini bunyi Tri Satya Pramuka:
- Patuh kepada Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pancasila
- Membantu sesama dan berkontribusi dalam membangun masyarakat
- Menjalankan Dasa Dharma Pramuka.
Bunyi Dasa Darma Pramuka:
- Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
- Patriot yang sopan dan ksatria
- Patuh dan suka bermusyawarah
- Rela menolong dan tabah
- Rajin, terampil dan gembira
- Hemat, cermat dan bersahaja
- Disiplin, berani dan setia
- Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
- Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Sebagai puncak peringatan Hari Pramuka diadakan apel atau upacara pada 14 Agustus 2024 pagi.
Editor: Kendi Setiawan


