Para sahabat Nabi merupakan orang-orang yang mendapatkan kemuliaan membersamai Nabi Muhammad, baik ketika suka maupun duka, berjuang, berdakwah menyebarkan agama Islam di tengah masyarakat. Meski karakter sifat para sahabat berbeda-beda, namun mereka satu komando dalam mengikuti ajaran dan petunjuk Rasulullah.
Di antara sahabat Nabi yang dikenal memiliki karakter tegas dan pemberani adalah Umar bin Khattab. Sebab itulah sahabat satu ini sangat ditakuti dan disegani oleh siapapun di kalangan kaum Quraisy. Bahkan di alam kubur, Umar bin Khattab disegani oleh malaikat Munkar-Nakir.
Terdapat satu kisah ketika Umar bin Khattab wafat dan jasadnya sudah dikuburkan, para sahabat yang mengantar jenazah Umar kemudian meninggalkan pemakaman, tinggal satu sahabat yang masih berada di pemakaman, yaitu Ali bin Abi Thalib.
Dalam keterangan kitab Nurudzzalam karya Syaikh Nawawi Banten hlm. 18 menyebutkan:
ﻭﺭﻭﻱ ﺃﻥ ﺳﺒﺐ ﺭﻓﻘﻬﻤﺎ ﺑﺎﻟﻤﺆﻣﻦ ﻟﻤﺎ ﻣﺎﺕ ﺳﻴﺪنا عمر ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻄﺎﺏ ﻭﺩﻓﻦ ﻭﺍﻧﺼﺮﻑ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﻓﺒﻘﻲ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻋﻠﻲ ﻛﺮﻡ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺟﻬﻪ ﻭﺭﺿﻲ ﻋﻨﻪ ﻳﺘﺮﻗﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺒﺮ ﻟﻴﺴﺘﻤﻊ ﻛﻼﻡ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻋﻤﺮ ﻣﻊ ﻫﺬﻳﻦ ﺍﻟﻤﻠﻜﻴﻦ ﻓﺴﻤﻌﻪ ﻳﻘﻮﻝ ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻤﻠﻜﺎﻥ ﺃﻧﺎ ﻭﻋﺪﺗﻜﻤﺎ ﻭﺃﻭﺻﻴﻜﻤﺎ ﺃﻥ ﻻ ﺗﺄﺗﻴﺎ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﺑﻌﺪ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻮﻗﺖ ﺑﺼﻮﺭﺗﻜﻤﺎ ﻫﺬﻩ ﺑﻞ ﺍﻧﻘﺼﺎ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ ﻷﻧﻲ ﻟﻤﺎ ﺭﺃﻳﺘﻜﻤﺎ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﺤﺎﻟﺔ ﺣﺼﻞ ﻟﻲ ﺧﻮﻑ ﻭﻓﺰﻉ ﺷﺪﻳﺪ ﻭﺃﻧﺎ ﺻﺎﺣﺐ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺴﻮﺍﻱ ﺍﺫﺍ ﺭﺁﻛﻤﺎ ﺑﻬﺬﻩ .ﻓﻘﺎﻻ ﺳﻤﻌﺎ ﻭﻃﺎﻋﺔ ﻻ ﻧﻌﺼﻲ ﺃﻣﺮﻙ ﻳﺎ ﺻﺎﺣﺐ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ، ﻓﻘﺎﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻋﻠﻲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻣﺎﻳﺰﺍﻝ ﻋﻤﺮ ﻳﻨﻔﻊ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﻭﻣﻤﺎﺗﻪ.
Artinya: "Diriwayatkan, bahwa penampilan dan sikap belas kasihan Malaikat Munkar dan Nakir kepada mayit Mukmin itu disebabkan oleh kejadian berikut: Ketika Umar bin Khattab wafat, dikubur dan para pengantar jenazah pulang, tinggallah Ali bin Abi Talib. Beliau tetap berada di atas pusara sayidina Umar sambil mencoba menunggu untuk mendengarkan ucapan Sayidina Umar bersama malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur. Atas izin Allah, kemudian Ali bin Abi Talib dapat mendengarkan apa yang diucapkan Umar bin Khattab kepada malaikat Munkar dan Nakir.
Umar bin Khatttab berkata: Wahai Munkar Nakir, setelah hari ini, aku meminta dan berpesan kepada kalian berdua, agar tidak mendatangi mayit Mukmin dengan berpenampilan wajah asli kalian, kurangilah penampilan asli kalian tatkala mendatangi mayit Mukmin. Karena aku pun merasa sangat takut dan sangat terkejut dengan penampilan kalian seperti ini, padahal ini terjadi padaku yang merupakan sahabat Rasulullah, lantas bagaimana dengan orang selain diriku jika melihat kalian berdua dengan rupa dan penampilan seperti ini.
Malaikat Munkar dan Nakir merespon: Baiklah, akan kami laksanakan permintaanmu wahai Sahabat Rasulullah.
Ali bin Abi Talib berkata: Tiada hentinya Umar bin Khattab selalu menebar kemanfaatan bagi manusia, baik ketika hidupnya dan setelah wafatnya".
Dari kisah ini dapat diambil kesimpulan bahwa sahabat Umar bin Khattab adalah sahabat Rasulullah yang dikenal sangat tegas, memiliki banyak prestasi yang bermanfaat hingga kini. Seperti mengumpulkan Al-Qur'an, mempelopori perundang-undangan dalam negara Islam, mengatur peradilan, membentuk baitul mal dan memikirkan keberlangsungan mereka, meskipun sudah berada di alam kubur.
Editor: Muhammad Faizin


