Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam susunan kalender Hijriah. Meskipun tidak sepopuler bulan Hijriah lainnya, seperti Ramadhan, Dzulhijjah, Muharram, Rajab, Rabiul Akhir, tetapi bulan Rabiul Akhir menjadi saksi beberapa peristiwa sejarah yang terjadi pada zaman Rasulullah.
Dalam sejarah Islam, setidaknya ada 4 peristiwa penting yang terjadi di bulan Rabiul Akhir. Peristiwa ini tidak lepas dari perjalanan hidup Rasulullah karena berkaitan erat dengannya, yaitu sebagaimana berikut:
1. Perang Buhran
Perang Buhran terjadi pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-3 Hijriah dan dipimpin langsung oleh Rasulullah. Namun demikian, perang ini tidak sampai meletus karena pihak musuh lari kocar-kacir ketika melihat rombongan Rasulullah bersama ratusan pasukan umat Islam.
Untuk memastikan mereka tidak akan berbuat ulah lagi, Rasulullah tinggal di Buhran selama satu bulan. Setelah dipastikan situasi kondusif, akhirnya pada bulan Jumadal Ula, Rasulullah kembali ke Madinah.
Latar belakang terjadinya perang ini adalah karena tersiar kabar bahwa kabilah Sulaim telah berkumpul di daerah Buhran, letaknya di daerah Hijaz, mereka merencanakan kejahatan kepada umat Islam. (Shafiyur Rahman Mubarakfuri, Ar-Rahiqul Makhtum [Qatar, Kementerian Wakaf dan Urusan Islam: 2007], hal. 245)
2. Sahabat Nabi Diserang
Pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-6 Hijriah, Rasulullah mengutus Muhammad Ibnu Maslamah bersama sepuluh sahabat untuk berangkat ke Dzul Qishah dalam rangka mengintai kabilah Bani Tsa‘labah yang terdeteksi akan melakukan pengkhianatan pada umat Islam. Informasi kedatangan intelijen Rasulullah ini rupanya tercium oleh mereka, akhirnya mereka menyerang para sahabat Nabi itu di malam hari dan semuanya meninggal kecuali Ibnu Maslamah. (Shafiyur Rahman Mubarakfuri, Ar-Rahiqul Makhtum, halaman 322)
3. Operasi Intelijen Zaid bin Haritsah
Pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-3 Hijriah, Rasulullah mengutus Zaid bin Haritsah untuk mengintai musuh. Operasi intelijen ini dinilai sebagai patroli terakhir dan tersukses sebelum perang Uhud meletus. (Shafiyur Rahman Mubarakfuri, Ar-Rahiqul Makhtum, hal. 245-246)
Selain itu, pada bulan Rabiul Akhir tahun ke-6 Hijriah, Rasulullah kembali mengutus Zaid bin Haritsah berangkat ke daerah Jamum, Najd, untuk mengintai kabilah Bani Sulaim yang merencanakan perlawanan terhadap umat Islam. Saat sampai di lokasi, ternyata sudah tidak ada musuh kecuali hanya seorang wanita bernama Halimah yang ditawan dan di kemudian hari dikembalikan kepada suaminya. (Shafiyur Rahman Mubarakfuri, Ar-Rahiqul Makhtum, hal. 322-323)
4. Pernikahan Utsman dan Ummu Kultsum
Setelah Ruqayah binti Rasulullah wafat, Utsman bin Affan kemudian menikah dengan Ummu Kultsum yang juga putri baginda Nabi. Menurut Al-Mawardi, pernikahan Utsman dengan Ummu Kultsum berlangsung di bulan Rabiul Awwal namun resepsinya digelar di bulan Rabiul Akhir. (Al-Mawardi, Al-Ḫâwil Kabir [Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 1994], juz XIV, hal. 31)
Itulah 4 peristiwa yang terjadi di bulan Rabiul Akhir pada zaman Rasulullah, yaitu perang Buhran, diserangnya sahabat Nabi, operasi intelijen Zaid bin Haritsah, dan pernikahan Utsman bin Affan dengan Ummu Kultsum. Wallahu a‘lam.
Editor: Muhammad Faizin


