Dark
Light
Dark
Light

Resonansi Tahun Baru 2024: untuk Fase Hidup yang Lebih Baik

Resonansi Tahun Baru 2024: untuk Fase Hidup yang Lebih Baik

Perputaran siang dan malam adalah ketentuan Ilahi. Keniscayaan ini membedakan antara siang dan malam serta menjadikan waktu terus berputar dan berjalan. Begitu pula proses perjalanan kehidupan dan eksistensi manusia hingga ada yang menganggapnya sebagai kemuliaan namun ada pula yang sebaliknya. 

Waktu ibarat hembusan nafas yang selalu terhembus melalui lubang hidung kita berupa oksigen yang dibutuhkan manusia. Nafas yang terhembus detik ini tidak akan terulang pada detik selanjutnya. Begitu pula waktu yang berjalan dengan derasnya.

Ungkapan bijak mengatakan "al-waktu anfaasun laa ta'ud" waktu seperti nafas yang tidak akan terulang. Bergantinya waktu berarti bergantinya fase manusia dari satu fase menuju fase lainnya. Sehingga kehidupan manusia dipersamakan meteor yang terus berjalan. Seperti bulan yang terdiri dari tiga puluh hari yang diawali dari tanggal satu hingga mencapai puncaknya tanggal lima belas seiring terbitnya bulan purnama, namun kemudian ia pun menghilang. Hidup manusia digambarkan perjalanan dari langkah awal hingga mengalami masa popularitas, lalu semua akan sirna. 

Hidup manusia digambarkan perjalanan dari langkah awal hingga mengalami masa popularitas, lalu semua akan sirna.

Imam Syafi'i menyampaikan bahwa waktu seperti pedang yang jika tidak dimanfaatkan dengan benar, ia akan menghunus kita. Ini mengingatkan kita bahwa waktu begitu dahsyat dan juga bermanfaat bagi kita. Jika kita tidak manfaatkan dengan benar, akan senantiasa sia-sia dan tiada berguna. Padahal banyak potensi baik yang dapat kita manfaatkan dari luang waktu yang telah diberikan. 

Allah swt berfirman bahwa setiap manusia dalam kerugian kecuali mereka orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan senantiasa selalu menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Begitu mulianya waktu, sehingga hanya orang-orang yang beriman dan beramal soleh yang tergolong beruntung serta orang-orang yang selalu menasehati orang lain dalam kebenaran dan kesabaran. Ini karena kebenaran adalah jalan agama dan kesabaran adalah kunci keberhasilan dari sebuah perjalanan yang dilalui manusia. 

Waktu begitu cepat berjalan dan meninggalkan orang-orang yang pemalas. Ungkapan bijak mengatakan: The time is money (waktu adalah uang). Jika waktu diukur dari sudut kerja keras seseorang, maka semakin cepat memanfaatkan waktu maka akan semakin banyak meraup keuntungan, hingga dikatakan bahwa waktu lebih berharga daripada emas permata (perhiasan). 

Ibnu al-Jauziyah mengatakan bahwa hilangnya waktu lebih mulia dari sebuah kematian karena hilangnya waktu akan dapat memutuskan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sedangkan kematian hanya memutuskan hubungan antara manusia dengan dunia serta isinya.

Artinya bahwa ketika manusia memanfaatkan waktu untuk beribadah kepada Sang Khaliq, maka akan banyak butiran-butiran pahala yang selalu mengalir. Ketika anak Adam telah meninggal (wafat) maka tidaklah ada waktu yang dapat dimanfaatkan untuk ibadah. Sedangkan kematian sejatinya hanyalah memutuskan antara manusia dan apa yang dia miliki yaitu pangan hidup, anak-anak, rumah megah, kendaraan mewah, perhiasan lainnya yang bersifat duniawi. 

Pergantian tahun dari tahun 2023 menuju tahun baru 2024 adalah perpindahan fase manusia untuk senantiasa berintrospeksi diri atas hal yang telah dilakukannya pada hari-hari sebelumnya menuju lembaran baru. Ibarat bayi yang baru dilahirkan, adalah perumpamaan lembaran putih yang tiada catatan dan warna, sehingga kitalah yang akan menentukan warna dan corak serta tulisannya. 

Untuk itu, mari kita kenang ribuan memori pada tahun 2023 dan senantiasa mengukir prestasi untuk mengabdi secara lebih baik lagi.

Prof. Wan Jamaluddin, Rektor UIN Raden Intan Lampung 


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Khazanah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo