Dark
Light
Dark
Light

Setelah 13 Tahun Vakum Akhirnya Planetarium Dibuka Lagi, Auto Jadi Incaran Libur Akhir Tahun

Setelah 13 Tahun Vakum Akhirnya Planetarium Dibuka Lagi, Auto Jadi Incaran Libur Akhir Tahun

Jakarta, Arina.id - Usai 13 tahun vakum, Planetarium Jakarta yang berlokasi di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat kembali menjadi magnet warga. Tingginya minat masyarakat membuat antrean panjang bahkan sebagian pengunjung harus pulang tanpa sempat masuk.

Planetarium Jakarta merupakan sarana wisata pendidikan yang dapat menyajikan pertunjukan maupun peragaan simulasi perbintangan atau benda-benda langit. Pengunjung diajak mengembara di jagat raya untuk memahami konsepsi tentang alam semesta.

Sejak dibuka kembali pada Kamis (25/12/2025) menjadi incaran warga Jakarta dan sekitarnya untuk berkunjung. Planetarium Jakarta terbaru menawarkan fasilitas modern seperti teater bintang dengan proyektor canggih, AI Virtual Host (hologram gubernur/wagub Jakarta) sebagai pemandu digital interaktif, Observatorium untuk teropong bintang, dan ruang pameran astronomi.

Wajah baru planetarium menjadikan pusat edukasi antariksa yang lebih menarik dengan teknologi terkini untuk pengalaman lebih nyata tentang semesta, menggaet pelajar yang tengah menikmati libur sekolah.

Planetarium dan Observatorium Jakarta dibangun atas gagasan Presiden Sukarno. Sang Proklamator ini berharap dapat meningkatkan pengetahuan bangsa Indonesia mengenai benda-benda langit, tata surya, galaksi, dan sebagainya.

Planetarium dan Observatorium didirikan di atas lahan milik Raden Saleh, yang sebelumnya merupakan kebun binatang. Pada 1968, di lokasi yang sama dibangun TIM.

Selain dukungan anggaran dari pemerintah, pendirian Planetarium Jakarta juga mendapat bantuan pendanaan dari Gabungan Koperasi Batik Indonesia. Penyelesaian gedung beserta perangkat Planetarium rampung pada 1968. 

Selanjutnya, pada 10 November 1968, Planetarium dan Observatorium Jakarta diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, bersamaan dengan peresmian Pusat Kesenian Jakarta – Taman Ismail Marzuki.

Pertunjukan Planetarium mulai dibuka untuk masyarakat umum pada 1 Maret 1969 dengan menggunakan proyektor Universal produksi Carl Zeiss dari Jerman. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Planetarium Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan akses kepada pelajar Jakarta maupun luar daerah untuk tiga bulan ke depan, tiket masuk Planetarium Jakarta digratiskan.

Kebijakan ini diumumkan Pramono saat meninjau langsung Planetarium di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya menghidupkan kembali fasilitas edukasi yang telah lama kurang mendapat perhatian.

"Saya bahagia sekali setelah 13 tahun lebih, Planetarium yang digagas oleh Bang Ali Sadikin pada waktu itu Alhamdulillah hari ini bisa kita hidupkan kembali. Saya sudah memutuskan untuk pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan ini selama tiga bulan akan kami gratiskan," kata Pramono mengutip Antara.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Tren Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo