Arina.id. Banjir rob dilaporkan terjadi pada hari Minggu, 15 Desember 2024, di Kelurahan Marunda dan Pluit, Jakarta Utara. Simak cara mengatasi banjir rob lengkap beserta penyebab, dan dampaknya.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat enam RT dan dua ruas jalan yang mengalami genangan air. Rinciannya terdiri dari tiga RT di Kelurahan Marunda dan tiga RT lainnya di Kelurahan Pluit.
"BPBD mencatat genangan saat ini terjadi di enam RT dan dua ruas jalan," beber Isnawa Adji, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, seperti diwartakan Antaranews, Minggu, 15 Desember 2024.
Banjir rob itu diakibatkan air laut pasang. Kemudian pintu air Pasar Ikan dinyatakan dalam status "Bahaya" atau "Siaga 1" pada pukul 08.00 WIB, Minggu (15/12/2024).
Banjir pesisir alias banjir rob diperkirakan terjadi selama periode 11-20 Desember 2024 lantaran faktor fenomena fase bulan baru. Hal ini sesuai dengan peringatan yang pernah dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Banjir Rob, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi
Berbagai pertanyaan kerap muncul terkait banjir rob. Di antaranya seperti apa yang dimaksud dengan banjir rob, rob singkatan dari apa, hingga apa arti rob.
Mengutip laman BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta, banjir rob adalah fenomena genangan air pada daerah daratan. Hal ini terjadi pada saat air laut mengalami pasang naik dan pasang surut.
Kemudian dijelaskan bahwa pasang naik dan pasang surut air laut dapat mempengaruhi kondisi genangan air. Banjir rob bisa jadi disebabkan kenaikan muka air laut secara global, penurunan muka tanah, hingga perubahan alih fungsi lahan.
Sementara menurut situs web National Geographic Indonesia, banjir rob adalah banjir akibat kenaikan muka air laut di kawasan pesisir. Penyebab banjir rob terkait langsung dengan kerusakan ekosistem pesisir.
Selain kenaikan muka air laut, faktor lain penyebab banjir rob adalah penurunan muka tanah yang disebabkan sifat tanah tidak padat seperti aluvial hingga aksi pembangunan yang tidak terkontrol dan merusak kontur tanah.
Banjir rob tentunya dapat memberikan dampak negatif kepada masyarakat. Oleh sebab itu, berikut ini adalah cara mengatasi banjir rob seperti dikutip via laman LindungiHutan:
- Terapkan pengumpulan air hujan pada daerah atas. Lalu bikin pompa di daerah bawah dan menciptakan bendungan bagi air laut yang menuju arah daratan.
- Kemudian pakai konsep water front city. Ini menjadikan air sebagai aspek penting untuk kehidupan masyarakat. Water front city dapat digunakan di daerah yang mengalami penurunan tanah cukup tinggi hingga tercipta lingkungan dengan air bersih.
- Konsep tidal gate digunakan dengan membuat pintu pasang surut dan pintu air pada muara. Gunanya menahan air laut menuju sungai dengan skala besar.
- Konsep polder, yakni pembuatan kolam kecil menampung air banjir rob. Polder ditata secara teratur hingga berfungsi ganda sebagai penyerapan kota.
- Tetap jaga kelestarian hutan mangrove dan lakukan penanaman pohon bakau di kawasan yang rusak.
Editor:


