Menjaga Kemurnian Puasa Ramadan di Tengah Banjirnya Konten Media Sosial

Menjaga Kemurnian Puasa Ramadan di Tengah Banjirnya Konten Media Sosial

Jakarta, Arina.id – Kepala Pusat Strategi Kebijakan (Pustrajak) PMA Kemenag, Jaja Jaelani, mengingatkan masyarakat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan di tengah banjirnya beragamnya konten yang tersebar di platform media sosial.

Dia mengatakan di era globalisasi yang dipenuhi generasi Z untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama di bulan Ramadan.

“Di tengah era globalisasi, media sosial kini dipenuhi dengan berbagai konten yang beredar luas. Namun, bagaimana konten tersebut akan bermanfaat atau tidak sangat tergantung pada cara generasi Z menggunakannya,” kata Jaja Jaelani dalam tayangan Tantangan Berpuasa di Era Globalisasi di akun YouTube Arina Media Official.

Jaja mengungkapkan beberapa cara bijak dalam menggunakan media sosial selama Ramadan.

“Pertama, generasi Z diharapkan dapat memfilter konten yang mereka konsumsi dengan hanya mengikuti akun-akun yang membawa kemanfaatan dan pengetahuan dalam kehidupan,” ujarnya.

Kedua, Jaja menyarankan untuk membatasi waktu yang dihabiskan di media sosial dan menggantinya dengan kegiatan positif seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, serta melakukan amalan-amalan sunnah lainnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga lisan. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad Saw yang mengatakan, "Puasa adalah perisai, maka janganlah berkata kotor dan jangan bertindak bodoh. Apabila seseorang mengajak berkelahi atau mencaci maki, maka katakanlah 'Ana saum, ana saum' (Aku sedang berpuasa)." (H.R. Bukhari dan Muslim).

Dengan mengikuti nasihat ini, diharapkan generasi Z dapat menjalani Ramadan dengan lebih berkualitas dan penuh keberkahan.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo