Siapa Arnold? Dasco Sampai Usul TNI Gelar Operasi Militer Pembebasan dari Tahanan Myanmar

Siapa Arnold? Dasco Sampai Usul TNI Gelar Operasi Militer Pembebasan dari Tahanan Myanmar

Jakarta, Arina.id - Baru-baru ini jagat lini masa media sosial digaduhkan kabar penangkapan seorang influencer berinisial AP oleh otoritas keamanan Myanmar. AP yang belakangan disebut-sebut inisial dari Arnold Putra, ditangkap di Myanmar sebab masuk secara ilegal dan dituduh membiayai kelompok bersenjata di sana.

Arnold ditangkap pada 2024 lalu dan dijatuhi vonis hukuman tujuh tahun penjara pada 20 Desember 2024 oleh pengadilan negeri berjuluk "The Land of Golden Pagodas" tersebut. Kabar penangkapan WNI (Warga Negara Indonesia) itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. Kementerian juga sudah berupaya mendampingi kasus hukumnya.

Penahanan Arnold ini pada akhirnya membetot perhatian publik tanah air dan elite politik Indonesia. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bahkan sampai mengusulkan kepada pemerintah agar menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) jika diplomasi untuk menyelamatkan Arnold gagal.

"Operasi militer di luar perang itu dijamin dalam Undang-Undang TNI yang baru," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis 03 Juli 2025.

Dasco mengungkapkan, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, pada Pasal 7 Ayat 2 huruf B angka 16, dijelaskan bahwa TNI perlu membantu dalam melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa DPR tetap akan mendorong pemerintah untuk terus melakukan diplomasi sebagai langkah utama. Menurut dia, pemerintah perlu melindungi Warga Negara Indonesia dengan segenap tumpah darah Indonesia.

"Apabila diplomasi gagal, kami akan mendorong pemerintah untuk mengeluarkan opsi operasi militer selain perang," katanya menambahkan.

Segendang sepenarian dengan Dasco, Ketua DPR RI Puan Maharani juga mendorong pemerintah agar melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan demi menyelamatkan WNI tersebut. Sebab keselamatan WNI di luar negeri tetap menjadi kewajiban bagi pemerintah.

"Sudah menjadi kewajiban dari pemerintah Indonesia untuk bisa menyelamatkan dengan langkah-langkah apapun yang bisa dilaksanakan," kata Puan menegaskan.

Sebelumnya, Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha sempat menjelaskan Arnold melanggar Undang-Undang Anti-Terorisme, UU Keimigrasian, dan UU Perkumpulan yang Melanggar Hukum (Unlawful Associations Act). "Setelah melalui proses pengadilan, AP divonis tujuh tahun penjara," katanya.

Judha mengatakan kalau Arnold, yang juga seorang selebgram (selebritas di Instagram), saat ini mendekam di Penjara Insein di Yangon, Myanmar. Lalu siapa sebenarnya Arnold ini? Disarikan dari berbagai sumber, Arnold memang WNI kelahiran Jakarta 1995, disebut-sebut bersekolah dan menetap di Los Angeles Amerika Serikat (AS).

Selebgram dengan konten kontroversial

Saat ditangkap di Myanmar pada 2024 lalu, Arnold berusia 27 tahun. Di media sosial, ia dikenal sebagai desaigner. Ini terlihat dalam unggahan-unggahannya di Instagram (IG). Pernah satu kali desainnya menuai kritik publik, yakni ketika pada 2016 mendesain tas dari tulang belakang manusia bernama Alligator Tongue Basket Bag. Pegangan tangan tas tersebut diambil dari tulang belakang bocah pengidap osteoporosis. 

Beberapa sumber menyebut, Arnold lahir dari keluarga kaya sehingga banyak keistimewaan didapatkan sejauh ini. Sedangkan menurut pengakuan Arnold sendiri, kepada Highsnobiety menggambarkan dirinya sebagai anak bintang yang tidak disengaja lahir sebagai akibat dari perselingkuhan antara konduktor orkestra yang mewah dan Berber sub-Sahara di kompleks artis Coachella. 

Adapun tentang agamanya, masih belum diketahui secara pasti. Namun, ia dan kekasihnya yakni Ariel Brasali kerap membagikan momen Natal di Instagram. Akan tetapi di sisi lain dalam unggahan-unggahannya di IG pula, Arnold juga nampak mengunggah plesirannya ke sejumlah negara muslim. Bahkan dalam satu unggahan Ia bertemu dengan kelompok militan Moro di Mindanau Filipina.

Lewat akun IG @arnoldputra ia mengunggah foto-foto bersama kelompok MILF (Moro Islamic Liberation Front) dengan caption begini: "the MILF (Moro Islamic Liberation Front) is a successful rebel group youve never heard of with a 400+ year war history defeating the spanish, portugese, japanese, US and Philippines army to finally being acknowledged by Duterte's presidency for the formation of Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao in 2019, a peace agreement initially brokered by Gaddafi allowing the MILF to not only run their own Government in Southern Philippines but also get 7 billion pesos per year (125 million usd) from the Govt to do what they want without audit in the BARMM. I visited their main Darapadan HQ in Sultan Kudarat, met the head designer of the MILF uniforms department she showed me her mewest designs featuring prints of Israel x Palestinian troop stats and i cleared out her store. In the evening, i was a guest at their Quran reading competition winner gets $500, where i was shouted out at intermission."

"MILF (Moro Islamic Liberation Front) adalah kelompok pemberontak sukses yang belum pernah Anda dengar, dengan sejarah perang lebih dari 400 tahun melawan Spanyol, Portugis, Jepang, AS, dan Angkatan Bersenjata Filipina, hingga akhirnya diakui oleh kepresidenan Duterte untuk pembentukan Wilayah Otonom Bangsamoro di Muslim Mindanao pada tahun 2019, sebuah kesepakatan damai yang awalnya dimediasi oleh Gaddafi yang memungkinkan MILF tidak hanya mengelola pemerintahan mereka sendiri di Filipina Selatan tetapi juga menerima 7 miliar peso per tahun (125 juta USD) dari pemerintah untuk melakukan apa yang mereka inginkan tanpa audit di BARMM. Saya mengunjungi markas besar mereka di Sultan Kudarat, bertemu dengan kepala desain departemen seragam MILF. Dia menunjukkan kepada saya desain terbaru yang menampilkan cetakan statistik pasukan Israel x Palestina dan saya memborong seluruh tokonya. Di malam hari, saya menjadi tamu di kompetisi bacaan Al-Qur'an mereka, pemenangnya mendapatkan $500, di mana saya disoraki saat jeda."


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo