Raih Akreditasi Unggul BAN-PT pada 12 November 2024, Ini Sejarah Singkat UIN Salatiga

Raih Akreditasi Unggul BAN-PT pada 12 November 2024, Ini Sejarah Singkat UIN Salatiga

Salatiga, Arina.id — Pada 12 November 2024 lalu, sebanyak tiga kampus Islam Negeri dinyatakan meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketigaya adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga Jawa Tengah, UIN Walisongo Semarang Jawa Tengah, dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Tanah Datar Sumatera Barat.

Akreditasi UIN Salatiga ditetapkan berdasarkan Surat Ketetapan No. SK: 2039/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024.

Bagi UIN Salatiga, Akreditasi Unggul ini adalah pencapaian tertinggi yang diberikan oleh BAN-PT kepada institusi pendidikan tinggi yang telah memenuhi standar kualitas akademik dan manajerial yang sangat baik.

"Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kualitas pendidikan yang tinggi, tetapi juga komitmen UIN Salatiga dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan predikat 'Unggul', UIN Salatiga kini menjadi salah satu perguruan tinggi dengan standar akreditasi terbaik di Indonesia," kata Ketua Program Studi Bisnis Digital UIN Salatiga, Saifudin.

Pihaknya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh civitas akademika yang telah bekerja keras untuk mencapai prestasi ini.

"Predikat Unggul’ ini adalah hasil dari kerja keras seluruh elemen UIN Salatiga, mulai dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, hingga pimpinan universitas. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan untuk mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global," ujarnya.

Selain itu, menurutnya, predikat ini juga merupakan hasil dari evaluasi yang dilakukan oleh BAN-PT terhadap berbagai aspek, termasuk kurikulum, fasilitas, sumber daya manusia, sistem manajemen, serta capaian penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh UIN Salatiga.

"Ke depan, UIN Salatiga akan terus berupaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan demi menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global," ungkapnya.

Dengan pencapaian ini, UIN Salatiga semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia, sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Salatiga dan sekitarnya.

Sejarah singkat
Dikutip dari stuas web uinsalatiga.ac.id, berdirinya UIN Salatiga ini tidak lepas dari peran serta masyarakat Islam di Salatiga yang bercita-cita mendirikan sebuah lembaga perguruan tinggi Islam, dengan didukung oleh  berbagai pihak, khususnya para ulama dan Pengurus Nahdlatul Ulama Jawa Tengah. Maka kemudian berdirilah Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Nahdlatul Ulama di Salatiga. 

Menanggapi hal tersebut, IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta membentuk sebuah tim untuk melakukan peninjauan di Salatiga. Setelah selesai dilakukan pembinaan, UIN Sunan Kalijaga kemudian menyerahkan pengawasannya kepada IAIN Walisongi Semarang dengan dijadikan sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga.

Selanjutnya pada tanggal 21 Maret 1997 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1997, status Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga berubah lagi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Salatiga. 

Dengan dikeluarkannnya keputusan tersebut maka  secara formal STAIN Salatiga telah diakui menjadi salahsatu perguruan tinggi dibawah Kementerian Agama, STAIN Salatiga juga berwenang untuk melaksanakan penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesional dalam disiplin ilmu  agama Islam dalam rumpun  keilmuan yang utama di bawah Jurusan Tarbiyah saat itu.

Seiring berkembangnya waktu, STAIN Salatiga juga semakin berkomitmen untuk mengembangkan kualitas akademiknya menjadi lebih sempurna. Komitmen pihak pengelola dalam mengembangkan STAIN Salatiga dapat terjawab setelah dikeluarkannnya Perpres No. 143 Tahun 2014 yang merubah status STAIN menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, dengan beralihnya status ini maka IAIN Salatiga mendapatkan kewenangan tambahan untuk menyelenggarakan pendidikan dengan sekelompok disiplin ilmu. 

Setelah menjadi Institut, IAIN Salatiga kemudian mendirikan 5 fakultas yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora, serta Fakultas Dakwah. 

Setelah perjuangan panjang untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya, akhirnya IAIN Salatiga berhasil mendapatkan status sebagai Universitas Negeri (UIN) Salatiga setelah dikeluarkannya Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 88 Tahun 2022 pada 8 Juni 2022.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo