Aksi Terbaru Israel di Dataran Tinggi Golan dan Respons Saudi, Qatar, serta Mesir

Aksi Terbaru Israel di Dataran Tinggi Golan dan Respons Saudi, Qatar, serta Mesir

Arina.id. Aksi Israel di Dataran Tinggi Golan terus menuai respons negatif dari sejumlah negara. Terbaru, Saudi Arabia, Qatar, serta Mesir memberikan kecaman keras atas tindakan Israel di Dataran Tinggi Golan. 

Israel dikabarkan menyetujui terkait rencana perluasan area pemukiman di Dataran Tinggi Golan. Wilayah ini termasuk milik Suriah dan sedang diduduki Israel seiring konflik yang sedang terjadi di Suriah. 

Berdasarkan pernyataan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, rencana perluasan pemukiman di Dataran Tinggi Golan menelan biaya sebesar $10,81 Juta. Alasan mereka adalah perang dan kondisi terbaru Suriah. 

"Memperkuat Golan berarti memperkuat Negara Israel dan itu sangat penting saat ini. Kita akan terus mempertahankannya (Dataran Tinggi Golan), menjadikannya berkembang, dan menetap di dalamnya," demikian disampaikan PM Israel, Benjamin Netanyahu, seperti diwartakan Antaranews, Senin, 16 Desember 2024 . 

Dataran Tinggi Golan sebenarnya merupakan wilayah milik Suriah. Namun, Israel merebut kawasan ini selama Perang Enam Hari 1967. Kemudian pemukiman Israel mulai dibangun.

Menurut National Geographic Indonesia, PBB lantas membikin zona penyangga yang memisahkan wilayah Israel dan Suriah. Pada Perang Arab-Israel 1973, Suriah mencoba untuk mendapatkan kembali Dataran Tinggi Golan. Namun, usaha itu gagal dilakukan.

Mulai tahun 1981, Israel menyatakan diri sebagai pemilik Dataran Tinggi Golan yang direbut dari Suriah. 

Respons Saudi, Qatar, serta Mesir 

Berbicara mengenai situasi terbaru di Dataran Tinggi Golan, Saudi Arabia dan Qatar memberikan pernyataan keras terkait rencana perluasan pemukiman yang akan dilakukan Israel di kawasan milik Suriah itu. 

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam tindakan Israel hingga menilai telah merusak harapan Suriah untuk menuju situasi keamanan dan stabilitas negara. 

Kata mereka, Dataran Tinggi Golan adalah tanah Arab Suriah yang diduduki. Arab Saudi juga mengajak komunitas internasional agar mengutuk aksi Israel sembari tetap menghormati Suriah atas kedaulatan wilayahnya. 

Senada dengan Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan aksi Israel adalah agresi baru terhadap Suriah dan termasuk pelanggaran hukum Internasional. 

Qatar mendukung kedaulatan wilayah Suriah dan meminta upaya regional maupun internasional agar menciptakan keamanan dan stabilitas di negara tersebut. 

Sementara Kementerian Luar Negeri Mesir menilai Israel memang tidak berharap terjadi kedamaian di kawasan. Menurut Mesir, perluasan pemukian di Dataran Tinggi Gola termasuk pelanggaran internasional. 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo