Dirjen Pendis Kunjungi Mahasiswa Peraih MOSMA di BSU Amerika Serikat

Dirjen Pendis Kunjungi Mahasiswa Peraih MOSMA di BSU Amerika Serikat

Arina.id ~ Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag), Muhammad Ali Ramdhan melakukan kunjungan ke Buffalo State University of New York, Amerika Serikat, Rabu (30/8/2023). Kunjungan ini untuk melihat secara langsung para mahasiswa peserta MORA Overseas Student Mobility Award (MOSMA).

Selain itu, kunjungan dilakukan untuk menyerahkan secara resmi 21 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang mengikuti MOSMA di BSU. Kehadiran Dirjen Pendis juga untuk melakukan penandatanganan MoU untuk berbagai program kerja sama antara BSU dengan PTKI di bawah Kementerian Agama.

Sebelum acara penerimaan mahasiswa oleh International Office dan penandatanganan MoU, rombongan diajak berkeliling kampus oleh Director of Global Engagement of BSU, Joy A. Guarino. 

“Kami melihat berbagai fasilitas kampus mulai ruang kelas, student union, library, dormitory, hingga sport center,” kata Direktur Diktis Kemenag, Ahmad Zainul Hamdi, yang ikut dalam rombongan.

Saat bertemu dengan para mahasiswa, Dirjen Pendis berpesan agar mereka memanfaatkan waktu selama di AS untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris agar bisa melanjutkan S2 ke AS.

 “Yang tidak kalah pentingnya adalah menikmati seluruh proses belajar di AS untuk memperkaya pengalaman sebagai international students,” ujar Dirjen Pendis Ali Ramdhani.

Kepada para pejabat BSU dan mahasiswa MOSMA, Dirjen Pendis menekankan bahwa program ini tidak mungkin ada tanpa kebijakan yang diambil oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memastikan bahwa PTKI harus segera mengambil langkah pasti menuju World Class Universities.

MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) adalah salah satu program implementasi Kurikulum Merdeka dalam bentuk program mobilitas fisik yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi luar negeri. 

Program ini berlangsung selama satu semester dengan durasi maksimal 6 bulan, melalui program ini mahasiswa mendapatkan kredit yang dapat dikonversi ke dalam SKS (Satuan Kredit Semester) di kampus asal.

Turut mendamping Dirjen Pendis pada kesempatan itu juga adalah Dirjen Bimas Hindu, Nengah Duija.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo