Jakarta, Arina.id -- Lodewijk F Paulus sebagai Wakil Menteri Bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) memastikan bahwa bakal ada diskon tarif tol dan tiket pesawat saat periode mudik Lebaran 2025.
"Tiket pesawat kalau waktu Nataru itu (diskon) 10 persen, kita harapkan Lebaran tahun ini mungkin lebih dari 10 persen (diskon) tentunya setelah dikoordinasikan," jelas Lodewijk usai rapat koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait persiapan Lebaran 2025, Senin (24/2/2025), di Jakarta.
"Untuk tol, itu mendapat diskon sebesar 20 persen, itu cukup besar sehingga diharapkan semuanya itu memberikan kelancaran dalam proses arus mudik," imbuh Lodewijk, dikutip dari Antaranews.
Diskon tiket pesawat bisa diperoleh lantaran tiap maskapai bakal diberikan potongan biaya parkir pesawat dan bahan bakar yang lebih murah.
Sementara diskon tarif tol dapat terjadi lewat kesepakatan dan kerjasama antar lembaga terkait. Diskon tarif tol akan berlaku untuk 12 ruas jalan, yang melintasi wilayah Jawa dan Sumatera.
Demi kelancaran arus mudik tahun 2025 ini, Lodewijk juga menyebut bakal ada pembukaan sejumlah ruas tol baru, guna mendukung 12 ruas tol utama yang menjadi jalur utama mudik.
"Ada semua total yang kita fungsionalkan 89 tol," imbuhnya.
Sebelum itu pada Jumat (21/2/2025) pekan lalu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo juga sempat menyebutkan soal rencana pemberlakuan diskon tarif tol untuk periode mudik Lebaran 2025.
"Kalau hari-hari besar keagamaan nasional seperti itu, kita kasih diskon," ujar Dody.
"Kita lagi godok sama-sama dengan pengusaha jalan tol untuk bisa memberikan diskon tarif tol yang mudah-mudahan paling tidak besarannya sama diskon tarif tol saat libur Natal-Tahun Baru," tambahnya.
Pemberlakuan diskon tarif tol dan tiket pesawat selama periode mudik Lebaran 2025 juga disambut positif oleh pengamat ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda. Ia berpendapat langkah ini dapat membantu menggerakkan perekonomian di daerah tujuan mudik.
"Dampak yang bisa ditimbulkan dari diskon ini tentu saja bisa menggerakkan permintaan untuk tiket pesawat, karena bagaimanapun juga orang biasanya mudik, baik ada diskon ataupun tidak,” terang Huda
“Kita harapkan uang yang bisa dihemat dapat dibelanjakan lebih banyak di daerah asal mereka. Sehingga perputaran ekonomi ketika di hari Lebaran bisa lebih cepat lagi, pertumbuhan ekonomi di daerah akan melaju cepat," lanjutnya.
Editor:


