Usulan Dhani Agar Mengurangi Pemain Naturalisasi Bule Bermata Biru Ditertawakan

Usulan Dhani Agar Mengurangi Pemain Naturalisasi Bule Bermata Biru Ditertawakan

Jakarta, Arina.id- Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo baru-baru ini membuat pernyataan nyeleneh dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI terkait program naturalisasi yang kini sedang dijalankan PSSI. 

Dhani yang sebelum banting setir jadi politisi dikenal sebagai musisi itu menyatakan setuju adanya naturalisasi sebagai revolusi dalam dunia sepak bola. Namun ia mengusulkan agar pemain naturalisasi tidak diambil dari ras bule.

Pentolan grup band Dewa 19 itu bahkan menyandingkan warna kulit dan penampilan pemain sepak bola yang tidak ada kaitannya dengan kualitas pemain. "Usul saya kurangilah pemain bule (orang berkulit putih), rambut pirang, mata biru, karena menurut saya untuk Indonesia itu kurang enak dilihat," ujarnya.

"Kalau bisa cari yang mirip-mirip dengan kita, entah itu dari Korea atau Afrika yang mirip kita gitu enggak masalah, yang penting warna kulitnya masih seperti kita," katanya.

Tak cukup itu, Dhani mengajukan usulan agar PSSI menaturalisasi legenda bola senior luar negeri untuk dinikahkan dengan perempuan Indonesia.

"Pemain-pemain bola yang sudah di atas usia 40, itu bisa juga kita naturalisasi pemain bola yang hebat lalu kita jodohkan perempuan Indonesia," ujar Anggota Komisi X DPR itu.

"Nah, anaknya itu yang kita harapkan jadi pemain bola bagus juga, ini pemikarannya agak out of the box Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026 programnya," lanjutnya.

Dhani bahkan menyebut pemain naturalisasi bisa berpoligami jika beragama Islam. Ia memungkasi ucapan, "Nah, kalau laki-laki kita bisa cari apalagi kalau Muslim bisa empat istrinya."

Mendengar ide "gila" yang diucapkan Dhani para anggota dewan hanya menimpali dengan tawa. Ucapan Dhani menuai kecaman luas dari masyarakat terutama di media sosial. Banyak yang menilai gagasan Dhani tidak hanya absurd tetapi juga melecehkan perempuan Indonesia.

Pengguna instagram dengan akun @Mesa mengomentari video pernyataan Dhani tersebut. Menurutnya, mengusulkan perjodohan demi mencetak pemain sepak bola hebat seolah-olah mengarah pada konsep eugenika-ide bahwa kualitas manusia bisa ditingkatkan melalui pemilihan gen tertentu.

"Ini bukan hanya keliru secara ilmiah, tapi juga berbahaya karena mengesampingkan faktor lingkungan, latihan, dan kerja keras dalam membentuk atlet berbakat," tulis Mesa.

Pengguna lain mempertanyakan ucapan Ahmad Dhani yang tidak mencerminkan statusnya sebagai Dewan Perwakilan Rakyat.

"Serius kayak gini jadi Anggota Dewan?" tulis akun instagram @klhyun.

Pengguna X (Twitter) dengan akun @triwul82 menyebut Dhani bukan hanya melecehkan wanita saja tapi melecehkan institusi DPR. Menjadi wakil rakyat di parlemen tapi bikin lelucon seperti ini. 

"Apa yang bisa kita harapkan jika anggota DPR di negeri kita diwakili orang-orang seperti itu?" tulisnya.

Penasihat Strategi Kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Hamdan Hamedan menegaskan bahwa sepak bola tidak berurusan dengan ras maupun perkawinan rekayasa untuk menciptakan bibit unggul, melainkan skill dalam permainan.

Kecaman juga datang dari Komnas Perempuan yang menilai pernyataan Ahmad Dhani seksis atau merendahkan perempuan dan bertentangan dengan komitmen Indonesia terhadap kesetaraan gender.

Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Pernyataan Ahmad Dhani melecehkan perempuan karena menempatkan perempuan sekadar mesin reproduksi anak, pelayan seksual suami," kata Ketua Komnas Perempuan Andy Yentriyani.

Komnas Perempuan mendorong Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk menindaklanjuti pernyataan Ahmad Dhani karena berpotensi merusak citra dan kehormatan DPR, terutama komisi X yang berfokus pada bidang pendidikan.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo