"Halo saya Wulan Guritno mau memperkenalkan ada game online yang sudah terakreditasi sebagai website resmi dan bersertifikat yaitu Sakti123. Dengan satu ID, kamu sudah bisa memainkan semua jenis permainan dan langsung mendapatkan bonus member 100 persen, bonus harian, bonus mingguan dan bonus bulanan. Wow...jangan lewatkan kesempatan emas ini. Ayo mainkan spin di Sakti123," begitu kata Wulan Guritno dalam video berdurasi 34 detik yang mempromosikan judi online berkedok game online.
Tak hanya Wulan, sebelumnya beberapa artis, influencer dan selebgram juga terseret dalam pusaran judi online. Mereka mempromosikan varian situs judi online bergambar game online di platform media sosial mereka. Tarif mempromosikan ini beragam. Candy Dinar, misalnya. Pada 2017 lalu, penyanyi dangdut ini mendapat bayaran 10 juta untuk sekali upload di Instagram Story. Candy tidak sendiri, menurut pengakuannya ada sekitar 51 selebgram dan artis yang juga terlibat. Semuanya dipanggil oleh pihak kepolisian, dan akses rekening diblokir.
Berbeda dengan Wulan Guritno, Candy Dinar hanya mengunggah video beserta link web yang sudah disiapkan oleh perusahaan judi online. Sementara Wulan turut membuat konten video dan membagikan di akun media sosialnya. Tak hanya satu situs yang dipromosikannya, pada video lain yang dibagikan oleh akun @deduktifid, Wulan mempromosikan merek Lumbung88.
"Hai, aku Wulan Guritno. Kalau mau main game slot di Lumbung88 aja ya. Kenapa? Karena terpercaya, paling lengkap, no tipu-tipu. Nah, coba buruan daftar, ada free chip atau saldo bagi member baru," kata Wulan.
Pada video berbeda ini, Wulan Guritno secara eksplisit menyebut 'game slot'. Bahkan ia menyebut bakal ada promo free chip atau saldo bagi member baru. Tidak ada sama sekali frasa 'game online'.
Situs Lumbung88 awalnya masih dapat diakses lantaran disusupkan ke situs Opendesa.id milik Perkumpulan Desa Terbuka. Situs itu sebenarnya dibuat untuk membantu desa memanfaatkan teknologi informasi terbuka. Diduga, akses ke judi Lumbung88 disusupkan ke situs itu oleh pihak lain seperti sejumlah situs pemerintah lainnya yang diretas dan ditempel skrip judi online agar menginduk di server yang menjalankan situs tersebut. Tautan yang disusupi skrip judi online Lumbung88 itu adalah: https://lumbung88[.]sirajaya.opendesa.id.
Kasus judi online yang menyeret nama Wulan Guritno ini sudah ditangani Mabes Polri. Bahkan, rencananya pada Kamis (7/9/2032) pekan lalu, yang bersangkutan bakal diperiksa sebagai saksi. Hanya saja Wulan Guritno tidak dapat memenuhi panggilan karena sakit. Melalui penasihat hukumnya, Wulan Guritno menyampaikan bahwa ia akan hadir minggu depan.
Sementara itu, pihak Wulan Guritno mengklaim yang bersangkutan adalah korban karena ia tidak tahu bahwa yang dipromosikan adalah situs judi online. Wulan mengira, yang dipromosikan hanyalah game online biasa. Disampaikan juga, banyak artis besar lainnya yang mempromosikan situs tersebut sehingga ia tidak menaruh curiga sama sekali.
"Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online yang dipromosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," ujar perwakilan manajemen Bucie Lee.
Ruby Alamsyah, Pakar Digital Forensik menyampaikan, tidak seharusnya seseorang yang bekerja sama untuk mempromosikan sesuatu, mengatakan bahwa dirinya tidak tahu apa yang dipromosikannya.
Sebab, katanya, kegiatan tersebut bentuknya komersil sehingga terdapat kerja sama. “Sengaja atau tidak sengaja, orang tersebut seharusnya tahu bahwa yang dipromosikan tidak melanggar hukum apa pun,” ujar Ruby Alamsyah dalam program Hotroom MetroTV.
Pihak penyebar situs judi online memiliki pola atau metode sendiri. Pakar digital forensik itu menyampaikan, seharusnya Kominfo tidak sekadar mendeteksi bahwa suatu situs adalah situs judi online, kemudian memblokirnya.
Dalam memberantas judi online, ada tantangan yang dihadapi Kominfo, yaitu perubahan secara otomatis yang dilakukan oleh orang-orang di belakang layar situs judi online.
“Walaupun situs-situs telah diblokir, akan ada lagi situs baru lainnya dengan IP address yang baru, domain yang baru, dan sebagainya,” jelas Ruby.
Menurut Ruby, dengan anggaran yang begitu banyak yang diterima oleh Kominfo, tetapi tindakan penanganan hanya dilakukan melalui pemblokiran, upaya tersebut tidak efektif. Pemblokiran tidak berarti situs tersebut tidak dibuka, pengguna hanya perlu menggunakan VPN, dan situs tersebut bisa dibuka kembali.
Seharusnya Kominfo mencari cara lain yang lebih optimal untuk mempelajari bagaimana sistem judi online bekerja, mulai dari bagaimana pihak situs judi online mengkamuflasekan sistemnya, melakukan anonimitas, mengubah domain, IP address, dan sebagainya.
“Dengan demikian, efek jeranya bisa terasa dan sistem judi onlinenya juga dapat terungkap,” ucapnya.
Indonesia Pasar Besar Judi Internasional
Berkaitan dengan lokasi pusat bandar judi online, Ruby Alamsyah menjelaskan, umumnya bandar-bandar besar berasal dari luar negeri. Sedangkan bandar atau pelaku lokal bekerja seperti reseller, yang mana hanya perlu mendaftar.
“Setelahnya, para bandar lokal ini akan dibuatkan mesin judi atau slot judi dengan merknya sendiri. Baru kemudian terjadi kesepakatan kerja sama,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran, hampir semua bandar judi online berasal dari luar negeri. Keberadaan bandar internasional dapat diketahui melalui IP address.
“Karena pemilik IP address lokal tidak akan berani menyewakan IP address mereka kepada judi online,” ungkap Pakar Digital Forensik itu.
Dikutip dari kanal YouTube CNN Indonesia, juga terungkap bahwa salah satu website judi online di Indonesia bernama SDToto berasal dari Kamboja, salah satu negara kerajaan di Asia yang melegalkan perjudian. Negara ini memiliki perundang-undangan yang mengatur perjudian komersial yang diterbitkan pada November 2020.
Di Kamboja, ada kota judi terbesar bernama Poipet, di mana salah satu situs judi online terpopuler di Indonesia dioperasikan di kota ini. Faktanya, pengoperasian tersebut dilakukan oleh warga negara Indonesia. Sebagian bekerja sebagai customer service dan sebagian lainnya sebagai scammer. Tidak hanya itu, nyatanya para bandar judi di Poipet didominasi oleh warga negara Indonesia juga dengan persentase 80%.
Diketahui, salah satu faktor yang membuat judi online kian marak di Indonesia adalah karena pembuatan website judi online yang begitu murah bagi para pemilik modal, yaitu sebesar Rp. 300 juta. Tidak hanya itu, untuk menghindari pencidukan, nomor rekening yang digunakan untuk bertransaksi judi online juga merupakan nomor rekening yang telah dibeli seharga Rp. 3 juta.
Iklan-iklan judi online menyusup ke dalam situs-situs resmi di Indonesia, yang seharusnya memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Akan tetapi, beberapa situs resmi seperti situs milik pemerintah dan situs milik institusi pendidikan tinggi ternyata dapat diretas oleh pihak judi online.
Baik situs pemerintah maupun situs akademi, keduanya merupakan situs dengan traffic yang cukup besar sehingga menjadi sasaran empuk untuk ditanami backlink. Backlink adalah tautan yang akan mengarahkan pada halaman web lain.
Pakar Keamanan Siber Institut Teknologi Bandung, Budi Raharjo, menyayangkan bahwa sistem keamanan siber di Indonesia sangat mudah untuk disusupi.
"Biasanya software kalau sudah lama memang harus di-update karena adanya kelemahan-kelemahan. Sudah setahun dibiarkan, ya sudah. Begitu ditemukan, 'wah ini bisa diretas, dimasuki'. Biasanya, yang penyedia jasa tadi, jasa judi online tadi ngeliat 'ini bisa saya masukkan', dia taruh di situ," jelasnya.
Budi menjelaskan, alasan lain mengapa situs-situs judi online menduduki situs resmi di Indonesia adalah untuk menghindari pembayaran hosting. Maka dari itu, pihak judi online 'memanfaatkan' hosting milik instansi tertentu secara cuma-cuma.
Tren Judi Online Masyarakat Indonesia
Menurut, Abimanyu Wahyu Widaya, yang juga ahli teknologi dan informasi, maraknya judi online di Indonesia disebabkan oleh faktor budaya dan karakter orang Asia suka berjudi. Ia menyebutkan, orang-orang Asia ingin kaya secara instan.
"Kemudian akses internet yang semakin meluas dan semakin mudah otomatis jadi semakin cepat, lalu persaingan. Bayangkan segitu banyaknya layanan judi online otomatis diantara mereka juga akan saling bersaing," kata Abimanyu, seperti dilansir dari Media Indonesia.
Maksud bersaing di sini adalah memberikan kemudahan baru kepada para penjudi supaya bisa cepat menang.
"Di sini sebenarnya AI bermain, aplikasinya ini memantau karakter penggunanya, coba dipancing dengan cepat menang, apa yang akan dilakukan setelah cepat menang? Dia akan spending lagi," jelasnya.
Menurut Abimanyu, karakter pemain yang secara terus menerus menghabiskan uangnya di meja judi online merupakan sasaran empuk penyedia layanan judi. Sebab, katanya, mereka yang menghabiskan hasil kemenangannya untuk taruhan akan bersedia untuk kembali mengeluarkan dengan jumlah uang lagi lebih banyak.
"Sekali dua kali dikalahkan membuat mereka penasaran, rasa penasaran ini yang membuat mereka kecanduan," ucapnya.
Penjelasan Abimanyu ini selaras dengan pengalaman Santoso, mahasiswa yang ikut bermain judi online. Ia berkenalan dengan kegiatan haram itu sejak tahun 2012. Hal itu bermula ketika ia absen kuliah selama enam bulan untuk memulihkan diri dari cedera lutut. Celakanya, hari-hari senggangnya ia isi dengan kegiatan berjudi.
Dalam penuturannya, Sartono sudah mengenal judi online sejak SMA. Masa itu, ia hendak mencoba bermain poker online di Facebook bernama Zynga Poker. Dalam gim itu disebutkan, pemain bisa mendapat chip seharga Rp 20 ribu yang nilainya Rp 1 miliar.
“Saya dulu pernah menang Rp 100 miliar. Jika diuangkan mencapai Rp 2 juta,” ujar Sartono dilansir dari Kumparan.
Entah bagaimana, akunnya dibekukan sehingga ia tidak dapat menarik uang hasil kemenangannya. Bukannya merasa ditipu, ia malah penasaran dan mencoba ajakan temannya untuk bermain gim serupa dengan nama Dewa Poker.
Berbeda dari gim sebelumnya, gim yang satu ini memerlukan deposit uang tunai. Walaupun Sartono sudah memiliki rekening dan mendaftarkannya ke gim Dewa Poker, ia akhirnya tidak jadi melakukan deposit.
“Enggak jadi, karena aku takut dana dari rekening itu tersedot,” ungkapnya khawatir. Ternyata ia lebih waspada ketika masih SMA dibanding saat berkuliah.
Sartono tidak lagi waspada saat dirinya dilanda bosan. Pasca-operasi lutut, ia tidak bisa ke mana-mana. Tak dinyana, pengaruh judi online memanggilnya untuk kembali berjudi. Ia pun kembali bermain dan mencoba peruntungan di judi bola.
“Aku deposit Rp 100 ribu, lalu kalah, dan kalah lagi. Tapi karena teman-temanku juga main dan menang, aku masih penasaran. Aku tambah deposit jadi Rp 300 ribu, dan waktu itu dalam hati bilang: Kalau ini kalah, aku berhenti,” jelas Sartono.
Sayangnya, pada taruhan kali itu, ia menang. Ia tidak jadi berhenti. Uang yang tadinya hanya ratusan ribu, kini berjumlah belasan juta.
“Rp 300 ribu berubah jadi Rp 11 juta. Serius,” katanya, senang.
Sartono sangat bahagia hingga adrenalinnya membuncah. Ia kembali bermain judi dengan menambah deposit secara berkala, mulai dari Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah.
“Aku merasa, adrenalin inilah yang aku cari. [Hidup jadi] enggak hambar,” ucap Sartono.
Serupa dengan kisah Sartono, kisah lainnya datang dari Dion. Ia mengatakan sudah tidak punya uang setelah menghabiskannya di judi online selama hampir setahun. "Menang nggak berasa, tapi kalah malah berasa. Kebalik kan?" kata Dion.
Dion adalah pemain judi berusia 30 tahun. Sejak tahun 2018, ia mulai mengenal judi lewat temannya. Namun saat itu ia mengaku tidak ketagihan bermain judi, hanya sekadar iseng.
"Iseng, karena teman saya menang dapat motor satu. Tergiurlah. Saya lalu bertanya, main apa? Dikasih tahu situsnya, saya mendaftar," ucapnya
"Waktu itu belum sering mainnya, masih santai," sambungnya.
Saat Indonesia dilanda pandemi Covid-19, praktik judi online berupa slot mendadak populer. Dion pun tertarik untuk mencoba karena judi yang satu ini mudah dimengerti. Kemudian, uang sebanyak Rp. 500 ribu yang ia miliki hasil togel online, ia pertaruhkan seluruhnya untuk judi slot. Dan dalam semalam, ia berhasil melipatgandakan uangnya dengan memenangkan Rp. 7 juta.
"Rasanya senang dong, belum pernah menang sebesar itu," ujarnya bahagia mengingat kemenangannya.
Kemenangan besar ini rupanya menyulut rasa ketagihan pada diri Dion. Dalam sehari ia bisa bermain judi slot online lebih dari sekali, bahkan sampai lima kali dengan menghabiskan uang hampir Rp500 ribu.
Namun dalam taruhan kali ini Dion tidak menang. Sesekali ia menang lagi, akan tetapi perolehannya tidak sebesar yang ia dapatkan saat kali pertama mencoba.
"Menangnya jarang dan nggak pernah sebesar menang pertama itu. Paling dapat Rp300.000, Rp200.000, kadang Rp1 juta. Tapi nggak pernah lewat dari Rp3 juta," ungkap Dion.
"Kalau dipersentasekan 70% kalah, 30% menang," jelasnya.
Walaupun Dion sudah sering kalah, ia tetap tidak kapok. Uang tabungan dan pesangon PHK akibat pandemi ia habiskan untuk taruhan judi online.
"Ibaratnya kalau kamu sudah habis Rp2 juta, kamu pasti enggak terima dan harus balikin duit itu dengan cara... gambling lagi, gambling lagi," kata pria berusia 30 tahun itu kepada jurnalis BBC Indonesia.
Bahkan, Dion menggadaikan surat BPKP mobilnya demi mendapatkan pinjaman. Dari hasil gadaiannya, sebanyak 60% ia gunakan judi slot online, sisanya untuk trading saham. Ia ingin membalaskan kekalahannya. Dion sangat ingin menang.
Sudah beberapa kali bertaruh, ia tetap tak kunjung menang.
"Waktu itu saya bayar utang dari gadai BPKP sudah susah, akhirnya saya putuskan jual mobil buat lunasin pinjaman," ucapnya.
Sejak itu, Dion berhenti bermain judi online. Selain karena tak lagi punya uang, ia sadar jerih payah yang telah ia usahakan selama ini terbuang sia-sia karena judi.
Dalam penuturannya, ia juga mengaku sedikit beruntung karena tak terlibat pinjaman online (pinjol) atau bertindak gegabah demi judi online.
"Saya main judi, tapi saya nggak mau merepotkan orang lain, nggak mau utang ke orang lain. Mungkin prinsip itu yang menyelamatkan saya dari kecanduan judi online," ujar Dion.
Baik Santoso maupun Dion dengan bermain judi online mempunyai harapan untuk memenangkan taruhan agar memperoleh keuntungan. Harapan ini semakin besar karena adanya kepercayaan terhadap situs judi online yang mereka akses dapat memberikan apa yang dibutuhkan seperti uang dan kesenangan, maka mereka yang hari ini masih bermain slot akan menjadi semakin sering melakukan perjudian.
Editor:


