Profil Mauricio Souza: Eks Madura United Jadi Pelatih Anyar Persija

Profil Mauricio Souza: Eks Madura United Jadi Pelatih Anyar Persija

Arina.id. Mauricio Souza, eks Madura United, ditunjuk menjadi pelatih anyar Persija untuk berkompetisi di Liga 1 2025/2026.

Tim asal ibukota, Persija Jakarta, akhirnya mengumumkan pelatih anyar untuk musim depan.

Macan Kemayoran menunjuk Mauricio Souza sebagai pelatih baru guna menukangi tim jelang bergulirnya Liga 1 2025/2026.

"Halo Jakmania. Saya Mauricio Souza, pelatih baru Persija. Tunggu saya di Jakarta. Gue Persia, Gue Champion," ucap Mauricio Souza, seperti dikutip laman resmi Persija.

Di lain sisi, Mohamad Prapanca, Direktur Persija, menegaskan skuad Macan Kemayoran mentargetkan prestasi terbaik.

Kendati enggan menyebutkan target juara, Prapanca berharap Persija bisa mengakhiri kompetisi  Liga 1 2025/2026 dengan prestasi yang bagus.

"Kami sangat berharap kepada Coach Maurico untuk dapat mengawal nama besar Persija. Kami ingin mengakhiri musim dengan suka cita. Bersama Mauricio kami akan bersinergi membentuk tim yang tangguh dan konsisten guna meraih prestasi terbaik," beber Mohamad Prapanca, Direktur Persija.

Profil Mauricio Souza

Mauricio Souza merupakan pelatih kelahiran Rio de Janeiro pada tanggal 13 Maret 1974. Liga 1 Indonesia rasanya tidak terlalu asing bagi sang arsitek.

Pasalnya, ia pernah menukangi Madura United selama musim 2023/2024. Prestasinya kala itu adalah tembus  Championship Series. Madura United Ketika itu duduk sebagai peringkat keempat fase reguler.

Secara rinci, hasil statistik Madura United selama dibesut Mauricio Souza adalah 13 kemenangan, 9 imbang, dan 8 tumbang dari total 30 laga.

Selain itu, Mauricio Souza juga pernah menjadi pelatih untuk sejumlah tim di negaranya. Di antaranya adalah Vasco da Gama (2024), Bragantino B (2024), dan Gurani (2024-2025).

Dengan demikian, Gurani, klub Serie C Brasil, termasuk tim paling akhir yang ditukangi Mauricio Souza sebelum Kembali ke Liga 1 bersama Persija.

Pada gelaran Liga 1 2024/2025, Persija dibesut Carlos Pena dan dilanjutkan Ricky Nelson selama penghujung musim.

Macan Kemayoran hanya mampu finis posisi 7 di akhir klasemen Liga 1. Mereka meraup 51 poin, hasil 14 menang, 9 imbang, dan 11 kalah.

Tak hanya itu, Persija juga ditinggal sederet pilar utama. Mereka memutuskan hijrah, termasuk sejumlah pilar asing.

Di antaranya adalah Marko Simic (Kroasia), Ondrej Kudela (Ceko), Maciej Gajos (Polandia), Ramon Bueno (Spanyol), dan Pablo Andrade (Brasil). Lalu Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Resky Fandi.

 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo