Jombang, Arina.id—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan rasa syukur atas keputusan terselenggaranya Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Menurutnya, lokasi tersebut memiliki makna bersejarah karena merupakan pesantren yang didirikan oleh salah satu muassis (pendiri) NU KH Abdul Wahab Hasbullah.
“Ini berarti memenuhi harapan warga NU untuk pelaksanaan Muktamar yang diayomi berkah dari para ulama,” ujar Gus Yahya saat bersilaturahmi di Pesantren Tambakberas pada Minggu, 12 Juli 2026.
Bagi Gus Yahya, Tambakberas bukan sekedar lokasi penyelenggaraan Muktamar, tapi juga simbol kedekatan NU dengan warisan perjuangan para pendirinya.
Ia berharap Muktamar berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemaslahatan bagi jam'iyah, warga NU, bangsa Indonesia, hingga masyarakat dunia.
“Semoga Muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa maslahat bagi Nahdlatul Ulama, bagi warganya, bagi Indonesia, bagi agama, dan bagi kemanusiaan seluruhnya,” katanya.
Menurut Gus Yahya, situasi global saat ini menjadi perhatian serius karena dunia tengah memasuki fase perubahan besar. Ia menilai konflik internasional yang terjadi akan melahirkan tatanan dunia baru sebagaimana pandemi Covid-19 pernah mengubah berbagai aspek kehidupan.
“Perang ini menjadi pemicu yang luar biasa yang nantinya akan membentuk konstruksi dunia baru. Tidak akan kembali seperti sebelumnya. Oleh karena itu, Nahdlatul Ulama harus memikirkan strategi tentang bagaimana hadir dan berfungsi lebih baik di tengah lingkungan global yang baru,” jelasnya.
Oleh karena itu, memasuki abad kedua NU merupakan momentum yang sangat krusial sehingga Muktamar mendatang diharapkan mampu merumuskan arah strategi organisasi agar semakin memberi manfaat, tidak hanya bagi warga NU dan Indonesia, tetapi juga bagi kemanusiaan secara universal.
Gus Yahya menyebut semangat tersebut sejalan dengan pesan-pesan yang diwariskan KH Abdul Wahab Hasbullah mengenai peran NU dalam menjawab tantangan zaman.
“Semoga Muktamar di bawah naungan berkah KH Wahab Hasbullah dan para muassis lainnya menghasilkan keputusan-keputusan yang tepat sebagai landasan bagi masa depan Nahdlatul Ulama yang lebih baik, lebih gemilang, lebih bermanfaat, dan lebih berkah,” tuturnya.
Editor:


