Menguatnya Hubungan Militer Indonesia-China Penting Bagi Keamanan Kawasan

Menguatnya Hubungan Militer Indonesia-China Penting Bagi Keamanan Kawasan

Arina.id - Indonesia tetap pada posisi nonblok di tengah situasi global yang memanas baru-baru ini. Indonesia terus menjalin hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, di sisi lain juga menjalin kedekatan dan kerja sama dengan Rusia dan China. Bahkan Indonesia sudah masuk menjadi anggota BRICS dan terlibat dalam beberapa konferensi tingkat tinggi organisasi tersebut.

Di bidang militer juga sama. Kerja sama di berbagai bidang, mulai persenjataan, kendaraan, hingga menggelar latihan bersama juga ditingkatkan. Latihan bareng tentara Paman Sam sering digelar. Begitupun dengan latihan bersama militer Negeri Panda. Menurut Atase Pertahanan China di Indonesia, Kolonel Senior Xu Sheng, kerja sama militer Indonesia-China ini penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Dikutip dari Antara, Xu menambahkan, kerja sama ini juga menjadi contoh bagi negara-negara ASEAN. "Di bawah kepemimpinan strategis kedua presiden kita, kerja sama pertahanan Indonesia-China semakin kuat, sehingga menjadi contoh bagi kerja sama militer antara China dan negara ASEAN lain serta berperan dalam keamanan dan kestabilan kawasan," kata Xu di Jakarta, Selasa malam.

Dalam agenda peringatan Hari Jadi ke-98 Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Republik Rakyat China, Athan China menggarisbawahi kerja sama di bidang pertahanan dengan Indonesia yang sudah berlangsung begitu lama dan merambah luas di banyak sektor.

Menurut Xu, China dan Indonesia telah memiliki mekanisme dialog bilateral "2+2" yang sudah berjalan antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara. 

Pertemuan perdananya berlangsung tahun lalu. Kedua negara juga telah menetapkan aspek keamanan sebagai pilar kelima dalam fokus kerja sama bilateral untuk melengkapi pilar-pilar sebelumnya, yaitu politik, ekonomi, hubungan antar-masyarakat, dan maritim, tutur Athan China.

Ia juga menyampaikan keberhasilan latihan militer bersama Indonesia-China bertajuk "Heping Garuda" merupakan contoh interaksi tingkat tinggi yang telah terjalin antara militer kedua negara. Xu pun meyakini kerja sama pertahanan dan keamanan antara Indonesia dan China akan menunjang kerja sama bilateral di bidang-bidang lain serta memajukan perdamaian dan stabilitas kawasan maupun dunia.

"Saya hendak menyatakan terima kasih setinggi-tingginya kepada rekan yang telah lama peduli dan mendukung kemajuan PLA serta hubungan Indonesia-China khususnya dalam bidang militer," kata Xu.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Anton Nugroho dalam sambutannya pada acara yang sama menegaskan kerja sama strategis antara Indonesia dan China berperan penting dalam memajukan perdamaian global. Ia pun menyoroti potensi penguatan kerja sama bilateral di bidang militer khususnya pada aspek pendidikan militer dan diplomasi pertahanan.

Kekuatan militer Indonesia dan China

Situs peringkat kekuatan militer dunia, Globar Fire Power (GFD) menempatkan status kekuatan militer kedua negara pada 2024 pada posisi cukup kuat. Dari total 145 negara, China menempati posisi ke-3 di bawah Amerika dan Rusia. Sementara Indonesia berada di posisi ke-13. Anggaran militer China sebesar USD266,85 miliar, sementara Indonesia sebesar USD10,6 miliar.

Adapun untuk perbandingan kekuatan militernya sebagai berikut:

Jumlah militer
China 
- Militer aktif 2.035.000
- Personel cadangan 510.000 
- Paramiliter 625.000

Indonesia 
- Militer aktif 400.000
- Personel cadangan 400.000 
- Paramiliter 250.000 

Alat Tempur Darat 
China 
-Tank: 5.000 
-Kendaraan lapis baja: 174.300 
-Self-propelled artillery: 3.850 
-Towed artillery: 1.434

Indonesia 
-Tank: 313 
-Kendaraan lapis baja: 11.604 
-Self-propelled artillery: 153 
-Towed artillery: 414 4

Alat Tempur Laut 
China 
-Kapal induk: 2 
-Kapal induk helikopter: 3 
-Kapal selam: 61 
-Kapal penghancur: 49 
-Fregat: 42 
-Korvet: 72 
-Kapal patroli: 150 
-Mine warfare: 36 

Indonesia 
-Kapal selam: 4 
-Fregat: 8 
-Korvet: 25 
-Kapal patroli: 205
-Mine warfare: 13 

Alat Tempur Udara 
China 
-Jet tempur: 1.207 
-Pesawat penyerang: 371 
-Pesawat angkut: 289 
-Pesawat latih: 402 
-Pesawat misi khusus: 112 
-Helikopter: 913 
-Helikopter serang: 281 

Indonesia 
-Jet tempur: 41 
-Pesawat penyerang: 37 
-Pesawat angkut: 68 
-Pesawat latih: 130 
-Pesawat misi khusus: 17 
-Helikopter: 210 
-Helikopter serang: 15


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo