Kemenag-LPDP Buka Program Persiapan Studi Lanjut ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Kemenag-LPDP Buka Program Persiapan Studi Lanjut ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Arina.id — Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan membuka Program Persiapan Studi Lanjut Luar Negeri (PPSL) Tahun 2026. Pendaftaran program dibuka mulai 16 hingga 23 September 2026.

Program ini menyasar calon peserta yang akan mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan doktoral di luar negeri. Informasi persyaratan menunjukkan program ditujukan secara khusus bagi dosen tetap pada perguruan tinggi keagamaan.

Berdasarkan informasi penyelenggara, pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), telah menyelesaikan pendidikan magister (S2), dan belum pernah menempuh jenjang doktor (S3). Usia pendaftar maksimal 45 tahun per 31 Desember 2026. 

Selain itu, pendaftar wajib berstatus sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi keagamaan, yang dibuktikan dengan NIDN atau NUPTK dan tercatat dalam pangkalan data perguruan tinggi.

Khusus dosen tetap pada Ma'had Aly, peserta dapat melampirkan surat keputusan (SK) pengangkatan secara kumulatif sejak pengangkatan hingga terakhir.

Syarat Akademik dan Bahasa Inggris

Calon peserta juga diwajibkan memiliki ijazah dan transkrip nilai jenjang magister dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 pada skala 4.

Untuk kemampuan bahasa Inggris, peserta harus memiliki sertifikat yang masa berlakunya maksimal dua tahun hingga masa pendaftaran. Sertifikat tersebut harus berasal dari lembaga resmi yang diakui panitia, dengan ketentuan minimal TOEFL ITP 550 atau IELTS 6,0. 

Peserta juga harus memperoleh surat rekomendasi dari pimpinan, rektor, ketua, atau mudir sesuai institusi masing-masing.

Syarat lainnya adalah menandatangani pakta integritas di atas meterai Rp10.000. Dalam pakta tersebut, peserta menyatakan kesediaan memenuhi ketentuan program, ditempatkan di perguruan tinggi penyelenggara yang ditetapkan Kemenag, serta bersedia mendaftar Program Gelar Doktor Luar Negeri – Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama.

Peserta juga tidak boleh sedang atau akan menerima beasiswa dari Kemenag maupun LPDP yang berpotensi menimbulkan double funding selama mengikuti program PPSL. 

Selain persyaratan administratif dan akademik, peserta diwajibkan menulis proposal penelitian disertasi sebanyak 1.000–1.500 kata dalam bahasa Inggris.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Untuk pendaftaran, peserta harus mengunggah sejumlah dokumen melalui aplikasi pendaftaran Kemenag. Dokumen yang diminta meliputi:

  1. KTP dan Kartu Keluarga (KK);
  2. NIDN/NUPTKdan bukti terdaftar sebagai dosen tetap pada pangkalan data perguruan tinggi. Untuk dosen tetap Ma'had Aly, dapat menggunakan SK pengangkatan;
  3. Ijazah dan transkrip nilai jenjang magister dengan IPK minimal 3,25;
  4. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris, minimal IELTS 6,0 atau TOEFL ITP 550, yang masih berlaku sesuai ketentuan;
  5. Surat rekomendasi dari pimpinan/rektor/ketua/mudir;
  6. Pakta integritas bermeterai Rp10.000 yang memuat kesanggupan mengikuti seluruh ketentuan program; dan
  7. Proposal penelitian disertasi 1.000–1.500 kata dalam bahasa Inggris. 

Pendaftaran Dibuka 16–23 September

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id. Pendaftaran dibuka pada 16 September 2026 dan ditutup 23 September 2026 pukul 00.00 WIB.

Bagi calon pendaftar, informasi mengenai persyaratan, tahapan seleksi, dokumen yang harus disiapkan, serta ketentuan peserta perlu diperiksa secara langsung melalui booklet dan laman pendaftaran sebelum mengajukan aplikasi.

  • Pendaftaran: 16–23 September 2026
  • Batas akhir: 23 September 2026, pukul 00.00 WIB
  • Pendaftaran: pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id
  • Booklet/informasi program: s.id/Booklet_PPSL2026

Program PPSL ini merupakan kolaborasi Kemenag dan LPDP Kementerian Keuangan untuk mempersiapkan peserta sebelum melanjutkan studi doktoral di luar negeri. Program serupa PPSL sebelumnya juga pernah diselenggarakan Kemenag bersama LPDP sebagai tahap persiapan studi lanjut S2/S3 luar negeri. 


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo