El Nino Sangat Kuat Diprediksi Bertahan hingga Kuartal I 2027

El Nino Sangat Kuat Diprediksi Bertahan hingga Kuartal I 2027

Jakarta, Arina.id — Fenomena El Nino yang saat ini berlangsung di Samudra Pasifik diprediksi bertahan setidaknya hingga akhir kuartal I 2027, meski dampaknya terhadap kekeringan di Indonesia berakhir setelah musim hujan datang.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 pada periode Juli-Agustus-September 2026 tercatat sebesar 2,63 derajat Celsius. Kondisi tersebut menunjukkan El Nino berada pada fase sangat kuat.

“Fenomena El Nino yang saat ini terjadi berlangsung di Pasifik. Untuk episode El Nino tahun ini diprediksi bertahan paling tidak hingga akhir kuartal pertama tahun 2027,” ujarnya dalam jumpa pers prediksi musim hujan 2026-2027, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, keberlanjutan El Nino tidak berarti Indonesia akan terus mengalami kekeringan hingga periode tersebut. Dampak El Nino terhadap kekeringan di Indonesia diperkirakan berakhir ketika wilayah Indonesia memasuki musim hujan.

“Dampaknya pada kekeringan itu selesai dengan masuknya musim hujan di Indonesia. El Nino-nya masih berlangsung hingga paling tidak akhir kuartal pertama tahun 2027,” jelasnya.

BMKG mencatat dampak El Nino telah memperpanjang musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia. Sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen luas daratan Indonesia masih mengalami musim kemarau berdasarkan pemantauan perkembangan musim saat ini.

Selain itu, hari tanpa hujan berurutan lebih dari 60 hari telah terjadi di 25 provinsi. Hari tanpa hujan terpanjang tercatat di Bantul, yakni mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.

BMKG juga mencatat dampak El Nino terhadap sejumlah wilayah yang secara klimatologis memiliki karakteristik hujan sepanjang tahun. Dari 110 ZOM dengan karakteristik tersebut, sebanyak 98 ZOM mengalami musim kemarau pada 2026 akibat anomali curah hujan yang lebih rendah.

Sementara itu, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) tercatat positif 0,376 dan masih berada dalam kategori netral. BMKG memprediksi IOD berpeluang menuju fase positif dan setidaknya bertahan hingga akhir 2026.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo