Banyumas, Arina.id — Dosen Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Banyumas Jawa Tengah, Zein Muchamad Masykur, menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek dalam mata kuliah Akhlak, Tasawuf, dan Ilmu Kalam.
Langkah inovatif ini melibatkan mahasiswa untuk menghasilkan karya kolaboratif yang mencakup penulisan buku, produksi film pendek, dan pengelolaan acara.
Zein menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memotivasi mahasiswa baru di UIN Saizu Purwokerto agar lebih bersemangat berkarya. Menurutnya ada 300 mahasiswa dari 18 kelas di berbagai fakultas terlibat dalam proyek ini. Mereka diwajibkan menghasilkan karya yang menggali nilai-nilai akhlak dan tasawuf yang relevan dengan program studi masing-masing.
Dari jumlah tersebut, 210 mahasiswa aktif dalam pembuatan karya, sementara 90 mahasiswa lainnya berperan dalam manajemen acara.
Program ini menghasilkan delapan buku dengan ISBN dan beberapa film pendek.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengaplikasikan ilmu akhlak dalam karya nyata yang relevan dengan perkembangan zaman digital," ujar Zein, Senin (16/12/2024).
Mahasiswa yang terlibat dalam program ini juga mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dengan cara mempresentasikan karya yang telah dibuat. Zein menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba dan tidak takut gagal dalam proses pembelajaran ini.
"Berani mencoba dan jangan takut gagal adalah prinsip yang kami tanamkan," tambahnya.
Prof Sunhaji, salah seorang akademisi, mengapresiasi langkah ini sebagai langkah monumental yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya nyata yang sarat dengan nilai moralitas.
Program inovatif ini diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan karakter serta keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.
Editor:


