Lakukan 12 Aktivitas yang Disarankan Ulama agar Tubuh dan Pikiran Segar Kembali

Lakukan 12 Aktivitas yang Disarankan Ulama agar Tubuh dan Pikiran Segar Kembali

Arina.id - Ketika tubuh diserang rasa malas, kantuk, atau stres, berbagai aktivitas sehari-hari bisa terganggu. Bahkan, hal ini dapat merugikan orang lain. Bayangkan saja, misalnya kita bekerja di instansi pelayanan kesehatan. Saat pasien membludak sementara kita dilanda malas, stres, atau tidak fokus, pelayanan pun bisa menjadi lambat, kurang ramah, atau bahkan menimbulkan kesalahan. Tentu hal ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang banyak. 

Namun, tak perlu khawatir. Para ulama telah menjelaskan beberapa aktivitas yang dapat membuat tubuh dan pikiran segar kembali. Allah dalam Al-Qur’an pun memerintahkan hamba-Nya untuk selalu produktif dan bersemangat, serta tidak bermalas-malasan dalam melakukan kegiatan, sekecil apa pun itu.

فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ

Artinya: “Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”(QS Al-Insyirah ayat 7)

Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah dalam kitabnya Qimatuz Zaman ‘Indal Ulama memberikan beberapa saran aktivitas ketika kita dilanda rasa malas, stres, kurang fokus, atau kehilangan semangat.

Beliau menuliskan sebagai berikut:

وَيَحْصُلُ ذَلِكَ حِينًا بِمَضْغِ اللُّبَانِ، أَوِ الْخُرُوجِ قَلِيلًا مِنَ الْمَكَانِ الْمَسْقُوفِ إِلَى الْفَضَاءِ وَالْهَوَاءِ، أَوْ بِالِانْتِقَالِ وَالتَّحَوُّلِ مِنْ غُرْفَةٍ إِلَى غُرْفَةٍ، أَوِ الِاسْتِحْمَامِ الْخَفِيفِ بِالْمَاءِ الْبَارِدِ أَوِ الْحَارِّ، أَوْ تَنَاوُلِ شَرَابٍ لَطِيفٍ، أَوْ طَعَامٍ خَفِيفٍ، أَوِ الْمُحَادَثَةِ مَعَ صَدِيقٍ أَوْ جَلِيسٍ، أَوْ إِنْشَادِ شِعْرٍ، أَوْ تِلَاوَةِ قُرْآنٍ بِصَوْتٍ جَاهِرٍ، أَوْ تَغْيِيرِ هَيْئَةِ الْجُلُوسِ، أَوْ بِالْمَشْيِ أَوِ الصُّعُودِ، أَوْ تَبْدِيلِ الْكِتَابِ الْمَقْرُوءِ أَوِ الْمَوْضُوعِ، أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ صَوارِفُ الفُتُورِ وَالمَلَلِ، وَلِكُلِّ جِسْمٍ صَلاحٌ، وَلِكُلِّ نَشَاطٍ مِفْتَاحٌ، وَلَا يَخْفَى ذَٰلِكَ عَلَى الحَرِيصِينَ النُّبَهَاءِ بَعْضُ مَا يُعَالَجُ بِهِ الْمَلَلُ وَيُطْرَدُ بِهِ النُّعَاسُ وَالْكَسَلُ

Dari teks ini, ada setidaknya 12 aktivitas yang beliau anjurkan sebagai berikut:

1. Mengunyah permen karet

Merujuk keterangan Alodokter sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet saat sedang cemas atau stres, misalnya saat ujian, bisa membantu menenangkan pikiran. Mengunyah permen karet juga dapat menurunkan hormon stres dalam tubuh, sehingga kita bisa lebih fokus dan berkonsentrasi.

2. Keluar sebentar ke udara terbuka

Ketika kita berada di ruangan terus-menerus seringkali membuat tubuh dan pikiran terasa sumpek. Dengan keluar sebentar untuk menghirup udara segar, tubuh mendapatkan suplai oksigen yang lebih baik sehingga membantu meningkatkan energi dan semangat.

3. Pindah ruangan

Belajar atau bekerja di tempat yang sama terus-menerus bisa memicu kebosanan. Memindahkan aktivitas ke ruangan lain memberi suasana baru yang membuat otak merasa seperti memulai ulang, sehingga rasa bosan dan malas dapat berkurang.

4. Mandi dengan air dingin atau hangat

Mandi air dingin bermanfaat untuk menyegarkan tubuh dan meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, mandi air hangat dapat membantu tubuh rileks dan mengurangi ketegangan otot setelah lama duduk belajar atau bekerja. Jika tidak memungkinkan untuk mandi, kita bisa menggantinya dengan sekadar mencuci muka agar tubuh tetap terasa segar.

5. Minum minuman ringan

Saat rasa malas datang, bisa jadi tubuh kita kekurangan cairan. Hal ini sering kita rasakan saat puasa, tubuh terasa lemas dan kurang bersemangat. Minum air putih, teh hangat, atau minuman segar lainnya dapat membantu menghidrasi tubuh, sehingga pikiran pun kembali jernih dan badan terasa lebih bertenaga.

6. Makan makanan ringan

Jika merasa lemas atau mengantuk, makan camilan sehat seperti kacang, buah, atau roti bisa membantu menambah energi. Namun, hindari makan terlalu banyak karena bisa menimbulkan kantuk.

7. Mengobrol dengan teman

Berbicara dengan teman atau orang terdekat sejenak bisa menjadi selingan yang menenangkan pikiran. Selain mengurangi stres, interaksi sosial juga meningkatkan semangat untuk melanjutkan aktivitas.

8. Melantunkan syair atau puisi

Membaca atau melantunkan syair atau juga melagukan atau mendengarkan musik membantu pikiran kita tenang terutama lagu-lagu yang kita suka atau membuat kesan emonsional. Kegiatan ini dapat mengalihkan rasa bosan dan menumbuhkan semangat baru dalam belajar atau bekerja.

9. Membaca Al-Qur’an dengan suara keras

Membaca Al-Qur’an dengan suara lantang akan melibatkan indra pendengaran dan lisan sekaligus. Hal ini membantu pikiran menjadi lebih fokus dan hati terasa tenang, sehingga rasa malas dan bosan perlahan hilang. Jika tidak memungkinkan membaca Al-Qur’an saat itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah berteriak di tempat sepi atau ruang hampa, karena bisa membantu meluapkan emosi dan melegakan perasaan.

10. Mengubah posisi duduk

Duduk lama dengan posisi yang sama bisa menimbulkan rasa pegal dan kantuk. Mengubah posisi duduk atau berdiri sejenak dapat memberi jeda sejenak dan mengurangi rasa malas.

11. Berjalan kaki atau naik turun tangga

Aktivitas fisik ringan seperti berjalan keliling rumah atau naik turun tangga akan merangsang tubuh untuk bergerak dan melancarkan peredaran darah. Hal ini membuat tubuh terasa lebih segar dan pikiran pun kembali fokus.

12. Mengganti buku bacaan atau topik

Jika merasa jenuh dengan satu materi, cobalah untuk membaca topik lain terlebih dahulu. Mengalihkan fokus sebentar dapat membantu otak beristirahat sebelum kembali ke materi sebelumnya dengan semangat baru.

Demikian semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor:
Al-Quran Digital

Islami Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo