Inilah Amalan Imam Syafi'i di Hari Jumat

Inilah Amalan Imam Syafi'i di Hari Jumat

Arina.id - Al-Qur'an adalah satu-satunya mukjizat Nabi Muhammad yang hingga kini bisa dirasakan keberadaannya oleh umat manusia. Bahkan setiap surat dalam Al-Qur'an terkandung keistimewaan. Apalagi membacanya bertepatan di hari Jumat.

Hari Jumat adalah hari mulia yang dianugerahkan untuk umat Islam. Kemuliaan hari Jumat disebut oleh Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidayah Hidayah sebagai hari raya (yaum 'id).

Anjuran kuat untuk menghidupkan malam Jumat seperti memperbanyak dzikir, shalawat, membaca surat di dalam Al-Qur'an misalnya surat Al-Kahfi telah dijelaskan oleh Imam Syafi'i:

(قَالَ الشَّافِعِيُّ) أَخْبَرَنَا إبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنُ مَعْمَرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ( قال الشَّافِعِيُّ ) وَبَلَغَنَا أَنَّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ وُقِيَ فِتْنَةَ الدَّجَّالِ. ( قال الشَّافِعِيُّ ) وَأُحِبُّ كَثْرَةَ الصَّلَاةِ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي كُلِّ حَالٍ وَأَنَا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَتِهَا أَشَدُّ اسْتِحْبَابًا وَأُحِبُّ قِرَاءَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ وَيَوْمَهَا لِمَا جَاءَ فِيهَا

Artinya: "Imam Syafii berkata, telah mengabarkan kepadaku Ibrahim bin Muhammad, ia berkata telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar bahwa Nabi Muhammad bersabda: Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jumat. Imam Syafii berkata: Dan telah sampai kepadaku riwayat yang mengatakan bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka ia dilindungi dari fitnahnya Dajjal. Selanjutnya Imam Syafi'i mengatakan: Bahwa saya menyukai memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad dalam setiap keadaan, sedang pada hari Jumat saya lebih menyukainya (dengan memperbanyak lagi membaca shalawat), begitu juga saya suka membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat dan siangnya karena adanya riwayat dalam hal ini." (Muhammad Idris asy-Syafi’i, Al-Umm, Bairut-Dar al-Ma’rifah, 1393 H, juz, 1, halaman: 207).  

Penjelasan Imam Syafi'i ini menegaskan bahwa amalan di hari Jumat yang ditingkatkan di antaranya:

  1. Memperbanyak bacaan shalawat kepada Nabi
  2. Membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat yang keistimewaannya dapat melindungi dari fitnah Dajjal
  3. Imam Syafii secara pribadi sangat suka memperbanyak membaca shalawat dan surat Kahfi di waktu malam Jumat dan hari Jumat.

Hari Jumat selain menjadi hari raya, juga menjadi istimewa karena pada hari Jumat terdapat kejadian luar biasa sebagaimana riwayat yang terdapat dalam kitab Shahih Muslim sebagai berikut:

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ إِلَّا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ

Artinya: "Sebaik-baiknya hari ketika matahari terbit bersinar adalah hari Jumat. Di hari Jumat pula Nabi Adam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dan dikeluarkan dari surga. Dan kiamat tidak terjadi kecuali pada hari Jumat." (HR Muslim).  

Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa amalan di hari Jumat yang disukai oleh Imam Syafi'i adalah memperbanyak bacaan shalawat dan membaca surat Kahfi. Wallahu a'lam bish shawab.


Editor:
Al-Quran Digital

Syariah Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo