Komedi Roasting dan Keberanian Me-Roasting

Komedi Roasting dan Keberanian Me-Roasting

Dalam beberapa tahun terakhir, roasting menjadi salah satu jenis komedi yang cukup populer di tanah air. Walaupun roasting merupakan kata dalam bahasa Inggris yang berarti memanggang, istilah ini memiliki makna lain di dunia komedi tunggal atau stand up comedy. Komedi roasting adalah teknik komedi yang dilakukan oleh pelawak dengan menjadikan bintang tamu sebagai bahan olokan. Walau demikian, teknik komedi ini tidak bertujuan untuk menjatuhkan bintang tamu tersebut.

Komedi roasting diperkenalkan oleh sejumlah pelawak Amerika. Teknik komedi ini kemudian meluas ke banyak negara, termasuk Indonesia. Komedi roasting kemudian digunakan oleh sejumlah pelawak atau komika tanah air, salah satu komika yang dinilai cukup berani untuk melakukan roasting adalah Kiky Saputri.

Pemilik nama lengkap Rizhky Nurasly Saputri ​​​​adalah komika jebolan komunitas Stand Up Indo Jakarta Pusat. Ia dinilai cukup berani sebab tidak hanya me-roasting rekan sesama komika dan selebriti, tapi juga sejumlah politisi dan pejabat tinggi negara. Beberapa tokoh politik yang pernah merasakan “kick” dari komika kelahiran Oktober 1993 ini, diantaranya Fadli Zon, Susi Pudjiastuti, Angelina Sondakh, Erick Thohir, Sandiaga Uno termasuk Ridwan Kamil. Belakangan ini Kiky bahkan me-roasting Ganjar Pranowo, dan sebelumnya Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar, kandidat Capres-Cawapres 2024. Kesemuanya hanya nyengir ketika "aibnya" dibeberkan Kiky.

Terkait dengan keberanian Kiky, presenter Melaney Ricardo merasa takjub dengan nyali pelawak yang pernah menjadi guru honorer itu. Dalam kanal YouTubenya, Melaney pun mengungkapkan kekagumannya kepada Kiky yang pada saat itu menjadi narasumber dalam acara bincang-bincangnya pada 7 November 2022.

"Menurut gua gini, lo punya warna yang gua tidak bisa masuk ke situ. Warna lu tuh adalah lu berani nge-roasting -karena memang lo seorang komika- ke politikus-politikus. Which is, i adore you. Tapi kalau gua ada di tahap 'yeah, that's your way, that's your colour'. Gua dengan warna gua, mungkin gua tidak punya nyali segede lu," tutur Melaney.

Dengan perasaan terheran-heran, lantas Melaney bertanya tentang apa yang membuat Kiky begitu berani untuk me-roasting ‘orang-orang pemerintahan’ sebab Kiky tidak memiliki backing-an.

"Mungkin karena di tempat sama hidup yang susah dari dulu sehingga kan modal yang kita punya... kita modal harta enggak ada, modal orang dalem enggak punya, yang kita punya cuma modal keberanian sama modal kenekatan doang," jawab Kiky.

"Maksudnya kan if we never try, we never know," imbuhnya.

Dalam dialog itu, Kiky juga menjelaskan bahwa ia hanya memanfaatkan kesempatan dan menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Walau dinilai cukup berani dan memiliki nyali yang besar, Kiky mengaku jantungnya sangat berdebar ketika diminta me-roasting pejabat tinggi negara.

Sejarah Komedi Roasting

Dilansir Vulture, komedi roasting pertama kali diperkenalkan oleh klub roasting bernama Friars'. Sejatinya, klub ini sudah ada sejak 1904 dengan nama Press Agents' Association. Di dalamnya terdapat sejumlah komedian kenamaan seperti Bob Hope, Groucho Marx, dan Buddy Hacket yang menjadi roaster (orang yang melakukan roasting). Sementara komedian Milton Berle, Johhny Carson, Don Rickles, dan Jack Benny menjadi roastee (orang yang di-roasting). Klub ini menjunjung tinggi motto we only roast ones we love atau "kami hanya me-roasting orang yang kami cintai."

Komedi roasting diadakan oleh klub Friars’ secara tertutup pada tahun 1920-an. Kemudian komedi ini digelar untuk umum pada tahun 1949 oleh Maurice Chevalier. Namun popularitas komedi roasting semakin menurun lantaran kurangnya minat masyarakat.

Komedi roasting tidak disiarkan di televisi hingga akhir tahun 1960-an dalam program Kraft Music Hall di NBC dan program Dean Martin Celebritiy Roast di NBC pada tahun 1970-an. Di tahun ini, komedi roasting kembali mencuat ke permukaan dan semakin populer ketika dibawakan oleh Dean Martin dalam acara roastingnya yang disiarkan di televisi pada tahun 1974, yakni "The Dean Martin Show" dan dilanjutkan ke serial "The Dean Martin Celebrity Roasts" di NBC. Program ini ditayangkan setiap beberapa bulan sekali hingga tahun 1979. Bette Davis, Muhammad Ali, Lucille Ball, Ronald Reagan, Frank Sinatra, dan bahkan Martin sendiri hadir di pertunjukan ini untuk menjadi roastee.

Sekitar tahun 1990-an, komedi roasting terbagi menjadi dua, yakni penayangan ulang program Dean Martin Celebrity Roasts tahun 70an dan 80an serta komedi roasting oleh klub Friars’. Mantan presiden Comedy Central, Doug Herzog, mengatakan bahwa dirinyalah yang mencetuskan ide untuk memodernisasi komedi roast.

"Saya berpikir, kita perlu sebuah acara komedi. Acara yang hanya diadakan satu malam saja. Saya tumbuh besar dengan menonton acara roast Dean Martin, jadi itulah yang ada di benak saya. Dan saat tinggal di New York, saya kadang-kadang menghadiri klub roast Friars'. Mereka kotor, tidak bisa ditayangkan. Kita harus mencari cara untuk menggabungkan keduanya."

Herzog akhirnya bersepakat dengan Friars' untuk menayangkan komedi roasting mereka di televisi. Program klub Friars' pun disiarkan di televisi pada tahun 1998 sampai 2002 melalui Comedy Central. Program ini hadir pertama kali dengan menampilkan Denis Leary. Sosok Leary inilah yang kemudian menarik banyak bintang tamu untuk menghadiri pertunjukan komedi roasting itu sekaligus mengolok-olok Leary. Bahkan, program Friars’ ini juga dihadiri oleh sejumlah roaster besar seperti Jeff Garlin dan Gilbert Gottfried.

Roasting dari Waktu ke Waktu

Dalam perkembangannya, komedi roasting terdahulu dengan saat ini sangat jauh berbeda. Pada masa awal komedi roasting dipopulerkan, jenis komedi ini kurang inklusif. Bahkan, kala itu wanita tidak diizinkan untuk bergabung dengan klub Friars' sampai tahun 1988. Seorang perempuan bernama Phyllis Diller terpaksa berbusana layaknya seorang laki-laki dan menyelinap ke dalam klub agar dapat menyaksikan pertunjukan roasting Sid Caesar's pada tahun 1983.

Di tahun 1993, pelawak roasting bernama Ted Danson melakukan roasting terlalu jauh. Dalam acara Whoopi Goldber, ia muncul dengan wajah berwarna hitam dan menggunakan kata "negro" berkali-kali dalam leluconnya. Atas penampilannya itu, Danson dikecam oleh walikota. Ia pun bersama dengan klub Friars’ melakukan permohonan maaf secara resmi atas nama klub Friars'.

Memasuki abad ke-21, tepatnya tahun 2002, komedi roasting kembali hidup berkat Comedy Central yang memproduksi program sendiri bernama Comedy Central Roasts. Dengan begitu, Comedy Central tidak lagi bekerja sama dengan klub Friars’. Sayangnya, serial ini dinilai tidak menjunjung tinggi slogan we only roast ones we love.

Comedy Central Roasts biasanya menyasar tokoh-tokoh yang memang tidak diminati atau dibenci oleh publik seperti Bob Saget, Pamela Anderson, William Shatner, Flavour Flav, David Hasselhoff, dan Larry The Cable Guy. Setiap roastee memberikan respons yang berbeda-beda, contohnya Larry dinilai sangat kuat dalam menahan rentetan ejekan dan guyonan yang dilemparkan kepadanya.

Berbeda dari Larry, di tahun 2011, Comedy Central Roasts mengundang mantan Presiden Donald Trump. Ia justru cukup tersinggung bahkan sangat marah ketika tengah menjadi roastee. Di lain kesempatan Justin Bieber hadir di acara ini dan memberikan respons yang luar biasa berbeda. Ia dinilai begitu ramah sehingga program televisi itu mengundangnya beberapa kali, baik untuk menjadi roaster atau roastee.


Editor:
Al-Quran Digital

Tren Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo