Jakarta, Arina.id —Serial anime legendaris asal Jepang, Doraemon tak lagi tayang di layar televisi nasional Indonesia mulai awal 2026.
Hal ini menandai berakhirnya perjalanan panjang anime jepang yang identik dengan baling-baling bambu, mesin waktu, pintu ke mana saja, dan kantong ajaib.
Program yang telah menemani masyarakat Indonesia selama lebih dari 35 tahun itu kini tak lagi tercantum dalam jadwal siaran RCTI.
Pantauan pada platform resmi RCTI+ hingga pekan pertama Januari 2026, tidak ada lagi slot tayang yang menampilkan robot kucing dari abad ke-22 tersebut sejak akhir Desember 2025.
Meski pamit dari televisi nasional, Doraemon masih dapat diakses melalui berbagai platform digital dan layanan streaming, seiring perubahan pola konsumsi tontonan masyarakat.
Bagi jutaan orang, kehilangan jadwal tayang ini berarti hilangnya ritual ikonik yang selama puluhan tahun menjadi identitas utama setiap hari Minggu pagi di depan layar televisi.
Setiap hari Minggu pukul 08.00 WIB menjadi waktu yang sakral bagi anak-anak Indonesia. Terutama untuk mengikuti petualangan Nobita, Shizuka, Giant, dan Suneo.
Selama 35 tahun, pengisi suara (dubber) Indonesia untuk serial Doraemon telah berganti beberapa kali, namun kecintaan masyarakat tetap tidak luntur.
Meski kontrak hak siar legendaris ini resmi berakhir, memori tentang kantong ajaib dan petualangan Nobita tetap menjadi warisan budaya populer yang sulit tergantikan.
Bagi generasi 90-an hingga 2000-an, Doraemon bukan sekadar tontonan, melainkan teman masa kecil. Banyak yang mengenang momen bangun pagi, duduk di depan televisi tabung dengan sepiring sarapan.
Hilangnya sosok robot kucing biru ini langsung memicu reaksi emosional di berbagai platform media sosial. Warganet ramai membanjiri kolom komentar di akun Instagram RCTI terkait kabar pemberhentian serial anak Doraemon. Namun, perusahaan belum memberikan balasan maupun informasi resmi.
"Biarpun ada di Youtube, tapi nonton tiap minggu di TV sampai saat ini masih dilakukan karena memang sesuatu banget. Makasih banyak udah pernah hadir di TV Indonesia," kata Nopi melalui akun instagram pribadinya.
Warganet lain juga berterima kasih lantaran serial ini telah menemani perjalananya selama 37 tahun. "Terima kasih, Doraemon sudah menemani perjalanan hidupku selama 37 tahun, dari masa kecil hingga kini. Kamu bukan sekadar tontonan, tapi bagian dari kenangan dan pelajaran hidup," tutur @widala89.
Doraemon merupakan komik karangan Fujiko F. Fujio yang sampai saat ini terkenal hingga mancanegara, termasuk Indonesia. Komik yang pertama kali dirilis pada tahun 1969 ini mengikuti kisah bocah SD yang pemalas bernama Nobita, dengan robot berbentuk kucing bernama Doraemon dengan kantong ajaib di perutnya, Doraemon dapat mengeluarkan berbagai alat futuristik yang menjadi ciri khas serial ini.
Adaptasi anime Doraemon pertama kali diproduksi pada 1973. Namun, versi ini tidak bertahan lama. Seri yang bertahan lama berasal dari produksi kedua anime pada 1979, sebagaimana dilansir dari laman resmi TV Asahi Jepang.
Pada awal penayangan di Jepang, Doraemon disiarkan dalam format episode pendek berdurasi enam menit yang tayang setiap Senin hingga Sabtu pada pukul 18.50 – 19.00 waktu setempat.
Seiring meningkatnya popularitas, berdasarkan Doraemon Wiki, mulai Oktober 1981 format penayangan diubah menjadi tayangan mingguan berdurasi 30 menit yang terdiri dari dua segmen cerita, masing-masing berdurasi sekitar 10–15 menit.
Serial Doraemon versi 1979 tayang hingga 25 Maret 2005 dengan total 1.787 episode serta 30 episode spesial. Kemudian Shin-Ei Animation kembali memproduksi seri Doraemon terbaru yang mulai tayang pada 15 April 2005 di TV Asahi. Serial ini diproduksi bersama Asatsu-DK dan menjadi penerus resmi dari seri sebelumnya.
Distribusi tayangan Doraemon mulai dikelola oleh ADK Indonesia, yang sebelumnya bernama PT Perdana International Media Marketing Group atau IMMG Indonesia, bekerja sama dengan Animation International Indonesia.
Dikutip dari Doraemon fandom, serial animasi ini pertama kali tayang pada 1990. Sejak 12 Oktober 2023, anime ini juga tayang di saluran afiliasi RCTI yakni GTV, sebagai bagian dari hadiah ulang tahun ke-21 GTV.
Doraemon versi 1979 ditayangkan pada 1990 hingga 2011. Versi 2005 ditayangkan sejak 2011 hingga saat ini, namun versi 1979 dihadirkan kembali pada 2014 – 2015.
Doraemon disiarkan di RCTI setiap hari Minggu pukul 08.00 WIB sejak 1990. Jadwal tayangnya pindah menjadi 08.30 WIB sejak 14 Februari 2021.
SCTV juga pernah menayangkan Doraemon pada 1990, ketika wilayah siarannya hanya di Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur. SCTV berhenti menayangkan Doraemon pada 1993 setelah mulai siaran secara nasional.
Editor:


