Dark
Light
Dark
Light

Generasi Z Mulai Melirik Emas sebagai Investasi di Tengah Perubahan Tren Finansial

Generasi Z Mulai Melirik Emas sebagai Investasi di Tengah Perubahan Tren Finansial

Jakarta, Arina.id—Generasi Z mulai menunjukkan minat terhadap emas sebagai bagian dari pilihan finansial mereka. Tren tersebut terlihat dari meningkatnya porsi generasi Z dalam pembiayaan emas, yang kini mencapai sekitar 19 persen.

Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah Bukit Mas Siahaan mengatakan, minat generasi Z terhadap emas terlihat lebih tinggi dibandingkan porsinya dalam pembiayaan KPR.

“Yang menariknya, untuk emas itu mulai angkanya lebih tinggi yang Gen Z. Gen Z itu mulai lebih tinggi, angkanya sekitar 19 persen, hampir 20 persen itu Gen Z untuk mengambil emas,” kata Bukit dalam talkshow kickoff BCA Syariah Journalist Writing Competition (JWC) 2026 di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Sebagai perbandingan, porsi generasi Z dalam pembiayaan KPR masih berada di angka 7,4 persen. Sementara itu, pembiayaan KPR masih didominasi generasi milenial dengan porsi 71,23 persen.

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya pola yang berbeda dalam pilihan finansial generasi muda. Jika kebutuhan kepemilikan rumah masih lebih banyak dilakukan generasi milenial, emas mulai menjadi salah satu pilihan yang dilirik generasi Z.

Bukit mengatakan, kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

“Jadi kami melihat peluang-peluang ini. Inilah yang terjadi saat ini, bahwa peluang makin besar di generasi Z nanti ke depan,” ujarnya.

Perubahan perilaku konsumen tersebut juga berkaitan dengan perkembangan layanan digital. Generasi muda yang semakin terbiasa menggunakan layanan digital menjadi salah satu segmen yang berpotensi dijangkau melalui layanan keuangan berbasis teknologi.

BCA Syariah, misalnya, menyediakan layanan melalui aplikasi BSya, termasuk untuk kebutuhan tabungan dan pembiayaan emas secara digital.

Sementara itu, ekonom syariah sekaligus Anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah OJK Dian Masyita mengatakan digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan layanan perbankan syariah.

Menurut Dian, perkembangan teknologi perlu berjalan bersama dengan keamanan layanan. Keduanya dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital.

“Keamanan dari rekening, digitalisasi itu jadi plusnya juga. Dua-duanya itu tak terelakkan lagi membuat orang akan memilih,” kata Dian.


Editor: Suci
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo