Jakarta, Arina.id — Akademisi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fahruddin Faiz membagikan tiga cara menjaga kesadaran dalam menjalani kehidupan, yakni terus berpikir dan berefleksi, berempati serta menghayati pengalaman, dan menerapkan pengetahuan dalam tindakan sehari-hari.
Menurut Faiz kesadaran perlu dipelihara agar seseorang mampu memahami pengalaman hidup dan meningkatkan kualitas kesadarannya. Ia menjelaskan bahwa kesadaran memiliki beragam tingkatan, termasuk dalam kehidupan sosial dan pendidikan.
Dalam konteks pendidikan, Fahruddin menyinggung pemikiran Paulo Freire yang membagi kesadaran menjadi tiga tingkatan, yaitu kesadaran magis, kesadaran naif, dan kesadaran kritis.
“Dari sisi isi kesadaran, kesadaran itu luas sekali. Maka, pastikan kita tetap sadar dan meningkatkan kesadaran kita,” ujarnya dalam tayangan Ruang Sinau diakses Senin (26/10/2026).
Untuk menjaga kesadaran tersebut, Faiz menyampaikan tiga langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertama, seseorang perlu terus berpikir dan melakukan refleksi terhadap kehidupannya. Menurut dia, kebiasaan mengevaluasi diri membantu seseorang tetap menyadari apa yang sedang terjadi dalam hidupnya.
“Kita terus berpikir, jangan berhenti berpikir. Selama kita masih berpikir, berefleksi tentang hidup kita, saat itu berarti kita masih sadar,” katanya.
Kedua, Faiz mengajak masyarakat untuk berempati kepada sesama sekaligus menghayati setiap pengalaman yang dialami, baik menyenangkan maupun menyedihkan.
Ia menilai, kesadaran dapat tumbuh ketika seseorang bersedia mengenali dan menerima perasaan yang muncul dalam dirinya, tanpa mengabaikan pengalaman yang tidak menyenangkan.
“Tidak apa-apa meskipun pahit, kita akui saja. Berarti kita sadar,” tuturnya.
Ketiga, seseorang perlu menerapkan pengetahuan dalam tindakan nyata serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Fahruddin menekankan pentingnya menjalankan hal-hal yang dinilai baik dan meninggalkan tindakan yang buruk.
Menurut dia, pengetahuan tidak cukup berhenti pada pemahaman, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Faiz merangkum ketiga langkah tersebut sebagai ajakan untuk terus berpikir, menikmati dan menghayati kehidupan, serta menjalani hidup berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, seseorang diharapkan dapat menjaga kesadarannya sekaligus terus meningkatkan kualitas kesadaran dalam menghadapi berbagai pengalaman hidup.
Editor: Kendi Setiawan


