Dark
Light
Dark
Light

Kapal Penjaga Pantai Jepang Bersandar di Tanjung Priok, Ada Apa?

Kapal Penjaga Pantai Jepang Bersandar di Tanjung Priok, Ada Apa?

Jakarta, Arina.id -- Pada tengah pekan ini kapal milik Pasukan Penjaga Pantai Jepang bernama JCG Settsu tengah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kunjunan tersebut dalam rangka mengikuti latihan gabungan bersama Badan Keamanan Laut RI (Bakamla), hari Jumat (24/1/2025) besok.

Pasukan Penjaga Pantai Jepang (JCG) mengungkapkan bahwa kerja sama yang terjalin antara badan maritim Jepang dan Indonesia, merupakan salah satu upaya penting untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang tetap bebas dan terbuka.

"Kerja sama antara badan keamanan maritim Jepang dan Indonesia ini merupakan upaya penting untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka berdasarkan prinsip-prinsip supremasi hukum," ucap Kanosue Hiroaki selaku Wakil Komandan Operasional Penjaga Pantai Jepang, dikutip dari Antaranews, Rabu (22/1/2025).

Latihan bersama kedua negara akan berlangsung di perairan Jakarta, dengan mencakup simulasi patroli untuk mengamankan aksi tindak kejahatan di laut.

Di samping latihan bersama. Kedua pihak juga bakal memberikan pelatihan tentang bagaimana cara menangkap perompak atau para pelanggar keamanan, tanpa menggunakan senjata api.

Kanosue Hiroaki mengungkapkan bahwa sampai saat ini JCG terhitung sudah mengirim 50 kali kapal patroli ke perairan Asia Tenggara sejak tahun 2000 silam. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk membantu mengatasi gangguan kriminal, melalui patroli dan pengawasan.

"Pengiriman ke-50 ini sangat bersejarah," kata Kanosue, seraya menambahkan bahwa kali ini adalah pengiriman ke-13 di Indonesia.

Acara penyambutan kapal JCG Settsu turut dihadiri Masaki Yasushi sebagai Duta Besar Jepang untuk Indonesia.

Pihak Jepang menyebutkan bahwa JCG Settsu merupakan kapal yang berfungsi membantu pengamanan wilayah perairan dari tindakan kriminal, dan bukan tergolong sebagai kapal perang.

"Sama fungsinya seperti (kapal milik) Bakamla. Jadi, tidak terlibat di peperangan," jelas Nagasaki selaku JCG Piracy Countermeasures Officer.

Berdasar penjelasan Nagasaki, kapal JCG Settsu baru pertama kali berlabuh di Indonesia. Disebutkan pula bahwa pihak JCG terhitung sudah 50 kali mengunjungi Asia Tenggara, dengan 13 di antaranya bertujuan ke Indonesia.

Kapal JCG Settsu memiliki bobot 3.304 ton, dan ukuran panjang 105,40 meter. Kapal ini mampu mengangkut helikopter dan jumlah banyak penumpang. Kapal ini juga dilengkapi meriam pertahanan 35 mm dan 20 mm. Kapal JCG Settsu juga bisa dikerahkan saat penanggulangan bencana.


Editor: A. Sentosa
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo