Jakarta, Arina.id - Krisis kemanusiaan masih terjadi di berbagai belahan bumi. Di Palestina, Ukraina, Afrika dan belahan dunia lain dilanda berbagai konflik dan perang yang tidak berkesudahan.
Ide dan gagasan yang diejawantahkan dalam berbagai strategi resolusi konflik dan perang demi meredakan krisis kemanusiaan sudah acap kali dilemparkan. Namun tidak serta merta krisis terselesaikan. Penjajahan Israel di tanah Palestina misalnya. Sampai saat ini konflik di pinggiran meddle east itu masih terjadi.
Oleh sebab itu, Direktur Eksekutif Institute for Humanitarian Islam (IFHI) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menawarkan sebuah gagasan solusi untuk menyelesaikan berbagai krisis kemanusiaan tersebut lewat pendekatan agama.
"Krisis kemanusiaan ini salah satu solusi paling jitu bisa dilaksanakan adalah melalui strategi-strategi keagamaan," ujar Gus Yaqut saat sambutan di acara Halalbihalal kantor IFHI di Jalan Madiun Nomor 16 kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (16/04/2025).
Dia pun berharap, lembaga IFHI dapat menjalin kerja sama untuk mewujudkan penyelesaian krisis, termasuk persoalan di Palestina. "Kita berharap bantuan dan kerja sama, dukungan akses jaringan untuk mengembangkan jaringan ini," ucap Gus Yaqut.
Di tempat sama, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf juga mendorong IFHI agar melakukan kerja-kerja kemanusiaan. Gus Yahya yang juga Dewan Pengarah IFHI ini mengatakan, lembaga itu didirikan terinspirasi dari Mantan Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Gus Dur, ia melanjutkan, pernah menyatakan bahwa tidak ada cara yang lebih untuk menolong Islam selain dengan menolong seluruh kemanusiaan.
"Jadi kalau umat Islam menghadapi masalah di mana-mana, soal Palestina atau apapun itu, inpirasi dari Gus Dur adalah kalau kita bisa menolong kemanusiaan seluruhnya, maka dengan sendiri apapun masalah yang dihadapi Islam, juga akan tertolong," kata Gus Yahya.
Jika kemanusiaan menang, ia melanjutkan, makan semuanya juga menang, termasuk umat Islam. Karena itu, pihaknya memberi bingkai lembaga IFHI ini dengan terminologi Humanitarian Islam.
IFHI merupakan organisasi yang diisi oleh aktivis NU maupun Muhammadiyah yang peduli dengan kemanusiaan. Dalam acara halalbihalal ini, bahkan IFHI menghadirkan unsur pimpinan dari PP Muhammadiyah, Imam Addaruqutni untuk menyampaikan tausiyah.
Acara ini juga dihadiri sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga. Diantaranya, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzili, Ketua Baznas Noor Ahmad, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, Anggota DPD RI Alfiansyah Bustamin alias Komeng, serta Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jakarta KH Muhyiddin Ishaq.
Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan sekapur sirih. Mereka menyatakan kesiapannya dalam mendukung inisiasi IFHI dalam upaya mewujudkan penyelesaian krisis kemanusiaan.
Editor: Muhammad Taufiq


