Arina.id - Andi Abdul Ghani Kadir, sutradara film animasi anak popular "Ejen Ali The Movies" dikabarkan meninggal dunia. Jenazah pria 41 tahu tersebut ditemukan tergeletak di pinggir Sungai Kinabatang, Kampung Batu Putih, Malaysia, Kamis 25 September 2025.
Sebelumnya, Abdul Ghani dikabarkan hilang dua hari lalu, Selasa 23 September 2025, sekitar pukul 11.25 waktu setempat. Saat itu, pria 41 tahun tersebut sedang dalam perjalanan dari Tawau ke Kota Kinabalu Bersama istri yang baru dinikahinya pada 16 September 2025 kemarin.
Namun, mobil yang dikendarai istrinya dikabarkan kehilangan kendali sebelum tergelincir ke bahu jalan. Posisi Andi saat itu diyakini telah keluar dari mobil dan terakhir terlihat di jembatan Sungai Kampung Batu Putih.
Dilaporkan Thevibes, Kepala Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kinabatangan Hairi Otuh, mengatakan departemennya menerima panggilan darurat pada pukul 17.03 terkait insiden tersebut sebelum mengirim empat personel ke lokasi kejadian.
Jarak dari lokasi kejadian ke stasiun pemadam kebakaran sejauh 23 kilometer. Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan sebelum dihentikan sementara pada pukul 18.52 waktu setempat, dan dilanjutkan kembali kemarin pagi.
"Korban kemudian ditemukan oleh tim penyelamat di tepi sungai dekat lokasi di mana ia diyakini menghilang," ujarnya.
Film animasi Ejen Ali The Movie pertama kali dirilis pada 2019 oleh Primeworks Studios dan WAU Animation. Film ini diadaptasi dari serial animasi populer Ejen Ali yang mulai tayang pada 2016 di TV3 dan platform digital.
Sekuelnya, Ejen Ali the Movie 2, resmi dirilis di bioskop Malaysia pada 22 Mei 2025. Film animasi lokal ini meraih kesuksesan besar dengan pendapatan box office sebesar RM59,3 juta, menjadikannya film animasi lokal terlaris hingga saat ini.
Di Indonesia, film ini juga mendapat sambutan positif dari para penggemar film kartun asal Malaysia tersebut.
Editor: Muhammad Taufiq


