Dark
Light
Dark
Light

Jangan Salah Kaprah, Ini Penulisan Ucapan HUT RI yang Tepat

Jangan Salah Kaprah, Ini Penulisan Ucapan HUT RI yang Tepat

Jakarta, Arina.id—Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat kerap membuat ucapan yang dibagikan di media sosial, pamlet, banner acara, dan media-media lainnya. Namun, sering kali masih terdapat kesalahan penulisan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menggunakan istilah dan penulisan ucapan yang benar.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui akun Instagram badanbahasakemendikbud yang diakses Rabu (6/8/2025), memberikan panduan agar penyebutan dan penulisan ucapan kemerdekaan sesuai dengan kaidah kebahasaan yang benar.

Penulisan Ucapan yang Tidak Tepat
Terdapat sejumlah bentuk penulisan yang dinilai tidak tepat dalam menyampaikan ucapan kemerdekaan, di antaranya:

  • H.U.T. RI ke-80
  • Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-80
  • Peringatan Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-80
  • Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-80
  • Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-80
  • Dirgahayu Kemerdekaan Kita Ke-80
  • Dirgahayu RI Ke-80
  • Dirgahayu HUT Republik Indonesia

Penulisan yang Tepat
Sebaliknya, bentuk penulisan yang benar dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

  • HUT Ke-80 RI
  • Selamat Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia
  • Peringatan Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia
  • Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia
  • Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia
  • Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia
  • Dirgahayu RI
  • Dirgahayu Republik Indonesia

Pedoman Penulisan Berdasarkan Kaidah Bahasa
Badan Bahasa juga memberikan beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan dalam penulisan ucapan Hari Kemerdekaan:

Singkatan dan Akronim:
Singkatan, termasuk akronim, yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik. Contoh: HUT RI.

Tanda Hubung:
Tanda hubung digunakan untuk merangkaikan unsur yang berbeda, seperti antara huruf kapital dan nonkapital atau antara huruf dan angka. Contoh: Ke-80.

Awalan "ke-" sebagai Unsur Nama:
Pada frase HUT Ke-80 RI, bentuk ke- bukanlah kata tugas, melainkan awalan. Karena itu, dalam nama atau judul, awalan ini tetap ditulis dengan huruf awal kapital.

Bilangan Tingkat:
Bentuk Ke-80 dikategorikan sebagai bilangan tingkat yang menunjukkan urutan atau tingkatan. Jika ditulis HUT RI Ke-80, maka akan timbul kesan bahwa RI memiliki urutan atau tingkatan, seperti RI ke-1, ke-50, dan seterusnya. Oleh sebab itu, penulisan yang tepat adalah HUT Ke-80 RI.

Makna Dirgahayu:
Kata Dirgahayu merupakan adjektiva atau kata sifat yang berarti ‘berumur panjang’. Umumnya digunakan sebagai ucapan doa dan penghormatan kepada negara atau organisasi yang memperingati hari jadinya.

Maka dari itu, frasa Dirgahayu Republik Indonesia berarti ‘panjang umur Republik Indonesia’.

Dengan memahami dan menggunakan penulisan yang tepat, masyarakat turut menjaga marwah bahasa nasional dalam momentum penting kenegaraan. Penggunaan bahasa yang baik dan benar menjadi bagian dari penghormatan terhadap sejarah dan jati diri bangsa.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo