Dark
Light
Dark
Light

Khamenei Tidak Akan Tunduk Pada Amerika, Hubungan Iran-AS Sulit Dipebaiki

Khamenei Tidak Akan Tunduk Pada Amerika, Hubungan Iran-AS Sulit Dipebaiki

Arina.id - Sejak perang singkat Iran-Israel mereda setelah gencatan senjata kedua negara disepakati pada akhir Juni 2025 lalu, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamanei belum pernah mengeluarkan pernyataan lagi di depan media.

Namun Minggu kemarin, 24 Agustus 2025, Khamenei menegaskan kalau hubungan antara Iran-Amerika Serikat (AS) sulit diperbaiki. Ia mengatakan bahwa "tidak ada penyelesaian" bagi perselisihan antara Teheran dan Washington seraya bersumpah bahwa Iran "tidak akan tunduk" terhadap AS.

"Musuh telah gagal melemahkan Iran melalui perang," katanya seperti dikutip dari Anadolu, Senin 25 Agustus 2025. Dia mengaitkan keretakan yang berkepanjangan dengan AS dengan apa yang dia gambarkan sebagai "sikap agresif" Washington.

Khamenei mengungkapkan adanya upaya untuk menciptakan perpecahan di dalam Iran. Akan tetapi dia tidak merinci siapa dalang dari upaya tersebut. Namun, kata dia, persatuan nasional di dalam Iran semakin dalam dan kuat dalam menanggapi agresi AS dan Israel. Oleh sebab itu Khamenei menekankan perlunya mempertahankan persatuan tersebut.

Sementara itu, menanggapi seruan Presiden Donald Trump agar Iran menyerah, Khamenei mengatakan bahwa rakyat Iran "sangat tersinggung oleh penghinaan yang begitu besar dan akan berdiri dengan segenap kekuatannya untuk melawan mereka yang memiliki harapan palsu seperti itu."

Sebelumnya pada Juni 2025, Trump mendesak Teheran untuk menyetujui penyerahan tanpa syarat atas tuntutan AS, menurut laporan media. Selain itu serangan Israel pada 13 Juni yang menargetkan situs militer, nuklir dan sipil serta komandan senior dan ilmuwan nuklir mereka semakin memperburuk hubungan kedua negara.

Serangan Israel dibalas Iran dengan rudal dan drone, sementara AS mengebom tiga fasilitas nuklir Iran. Konflik 12 hari tersebut berakhir di bawah gencatan senjata yang ditengahi AS pada 24 Juni.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo