Arina.id ~ Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Jawa Timur, menggelar Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah PTKIN Se Jawa Madura (Porsi Jawara) Kesatu. Acara yang berlangsung dari 1-5 November 2023 ini, diikuti 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Direktur PTKI Kemenag, Ahmad Zainul Hamdi mengungkapkan, acara ini didesain bukan semata untuk ajang perlombaan yang adil dan sportif, lebih dari itu, ia berharap para peserta mampu membangun persahabatan untuk kolaborasi di masa depan.
“Meraih piala itu penting, tetapi lebih penting tambahlah jumlah kenalan kalian. Keberhasilan di masa depan selalu berpihak kepada siapa pun yang tekun berkolaborasi, memperbanyak teman, dan merawat keakraban,” ujar Ahmad Zainul Hamdi saat membuka Porsi Jawara I di Lapangan Imam Nahrowi UIN KHAS Jember, Rabu, (1/11/2023).
Pria yang akrab disapa Prof Inung ini menambahkan, ajang kompetisi itu harus diimbangi dengan semangat berkolabrosi, saling kenal mengenal, dan kerja sama jauh lebih penting menuju kelanggengan hidup pasca kuliah. Bukan kemenangan semu ibarat berdiri sendiri (the last mind standing) mengira berhasil, alih-alih telah menciderai rekan sendiri.
"Nanti saat malam penutupan, saya jauh lebih bahagia melihat para peserta bersedih karena akan segera berpisah dengan sahabat-sahabat barunya daripada merasa sedih hanya karena tidak juara. Saya akan sangat bersedih jika beberapa peserta bersorak gembira sebagai juara pada saat yang sama ada peserta yang patah kakinya dalam sebuah pertandingan olah raga. Datanglah ke sini untuk sebuah perlombaan, tapi jangan lupakan persahabatan. Mereka yang kamu hadapi dalam sebuah kompetisi bukanlah musuhmu yang harus kamu habisi, tapi sahabatmu yang di masa depan mungkin saja menjadi rekan kolaborasi," sambung dia,
Prof Inung mengakui, di setiap kesempatan dirinya selalu menyampaikan pesan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas agar anak muda menjadi pelopor bagi kehidupan bangsa yang sehat di masa depan, yaitu kehidupan yang tidak hanya dipenuhi semangat kompetisi, tapi juga kolaborasi.
Ajang kompetisi dari cabang olahraga, seni dan kajian ilmiah ini mengangkat tema Unity in Divesity. Tema ini sengaja diangkat untuk mengingatkan kepada seluruh kontingen bahwa perlombaan yang diikuti 18 PTKIN se-Jawa Madura ini bukan untuk mencerai beraikan, tapi justru memperkuat persatuan persaudaraan di antara sesama mahasiswa PTKIN.
Acara pembukaan berlangsung sangat meriah. Acara dibuka dengan peragaan busana khas Jember Fashion Carnival (JFC) oleh para peragawan/peragawati JFC. JFC sendiri telah masuk dalam kalender fashion carnival internasional. Kemudian dilanjutkan devile seluruh kontingen dengan busana dan yel-yel khas masing-masing kontingen.
Editor: Muhammad Zunus


