Dark
Light
Dark
Light

Harga Avtur Naik, Kemenhaj Cari Cara Tekan Biaya Haji

Harga Avtur Naik, Kemenhaj Cari Cara Tekan Biaya Haji

Jakarta, Arina.id—Menteri Haji dan Umroh (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) membeberkan tantangan berat dalam persiapan haji tahun ini salah satunya kenaikan harga avtur yang melonjak hingga tiga kali lipat.

“Dampak yang sudah pasti kita rasakan sekarang adalah kenaikan beberapa komponen haji, termasuk komponen penerbangan di mana yang terkait dengan bahan bakar, avtur naik dua kali, bahkan hingga tiga kali lipat. Dari itulah dampak yang langsung kita rasakan sekarang ini dan kita sedang mencari pemecahannya,” kata Gus Irfan di Jakarta, Selasa (7/4).

Gus Irfan menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus terkait kondisi ini. Kemenhaj diminta mencari formula agar penghematan biaya operasional penerbangan tidak menjadi beban tambahan bagi calon jemaah.

“Presiden tentu menekan jangan sampai, apa pun yang terjadi, jangan sampai memberikan beban tambahan kepada jemaah haji kita. Itu harapan Presiden,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak pemerintah telah menjalin komunikasi dengan maskapai resmi operasional haji untuk tidak menambah harga penerbangan ke Tanah Suci.

“Ketika maskapai-maskapai kita minta supaya biaya penerbangan jemaah itu dimasukkan, Presiden menyampaikan perintah kepada kami di Kementerian Haji, kenaikan itu tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji,” kata Dahnil Anzar pisah.

Dahnil mengatakan Maskapai Saudi beberapa hari lalu telah mengirimkan surat kepada Kemenhaj bahwa tambahan untuk per jemaah rata-rata hampir 4.000 dolar.

“Pertanyaannya kemudian adalah kalau maskapai ada avtur naik dan ongkos mau terbang Bapak Ibu sekalian itu naik, jemaah dikenakan biaya enggak atas kenaikan itu?,” kata Dahnil Anzar kembali.

Selain itu, dia menyampaikan kepada Presiden Prabowo mengenai keputusan yang nantinya diambil Kemenhaj harus mempertimbangkan keamanan dan keselamatan jemaah haji RI.

“Pak Presiden juga menyatakan bahwa apapun keputusan pemerintah Indonesia semuanya didasarkan pada pertimbangan keamanan dan keselamatan Warga Negara Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji,” terang Gus Irfan.

Sebelumnya, Ketua Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj mengingatkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengantisipasi biaya penyelenggaraan haji seiring dengan dampak kenaikan harga avtur karena perang Iran dengan Israel-Amerika Serikat (AS). 

Pasalnya, dengan kenaikan harga avtur, akan ada kemungkinan renegosiasi kesepakatan antara Kemenhaj dengan maskapai penerbangan. 

“Dengan dasar itu maskapai bisa saja mengajukan renegoisasi kesepakatan yang sudah disepakati beberapa bulan lalu dengan Kemenhaj karena adanya alasan melemahkan harga,” kata Mustolih dikutip Kompas .

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, terjadi kenaikan harga tiket pesawat pada kisaran 9-13 persen. 

Airlangga mengatakan, tekanan terhadap tarif ini tidak terhindarkan karena avtur sebagai bahan bakar terus mengalami peningkatan harga di pasar global. 

Ia menjelaskan, porsi biaya avtur bisa mencapai sekitar 40 persen dari total biaya operasional maskapai, sehingga kenaikan harga energi langsung berdampak pada tarif tiket pesawat. 

“Dengan kombinasi kebijakan tersebut, pemerintah menjaga agar kenaikan harga tiket tetap berada di kisaran 9 hingga 13 persen,” kata dia.


Editor: Suci
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo