Dark
Light
Dark
Light

Pemimpin Negara Anggota BRICS Sepakati Deklarasi Bersama Kecam Aksi Militer Sepihak

Pemimpin Negara Anggota BRICS Sepakati Deklarasi Bersama Kecam Aksi Militer Sepihak

New Delhi, Arina.id — Para pemimpin 11 negara anggota BRICS menyepakati deklarasi bersama yang mengecam aksi militer sepihak dan agresi tanpa provokasi, tanpa menyebut negara tertentu.

Deklarasi tersebut juga menyerukan stabilitas kawasan, perlindungan warga sipil dan infrastruktur penting, serta menolak penggunaan atau ancaman kekuatan militer. Para pemimpin BRICS juga mendukung dialog, diplomasi, dan kebebasan navigasi.

Kesepakatan itu dicapai pada Sabtu (12/9/2026) setelah melalui perundingan intensif dalam sidang tertutup negara-negara anggota inti BRICS. Kesepakatan tersebut menjadi bagian awal KTT BRICS 2026 yang berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, India.

Deklarasi tersebut disepakati di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Negara-negara BRICS berupaya mendorong dialog dan de-eskalasi untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

KTT BRICS berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, dengan tema Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability atau Membangun Ketangguhan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan.

KTT tersebut mempertemukan Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, dan Uni Emirat Arab, bersama negara-negara mitra serta organisasi internasional yang diundang.

Para pemimpin BRICS juga membahas perdamaian, perdagangan, energi, kerja sama global, dan perlindungan rantai pasok internasional di tengah berbagai konflik serta ketegangan geopolitik di dunia.

Negara-negara anggota BRICS menyerukan perdamaian dan sikap menahan diri di Timur Tengah. Mereka juga berupaya memperkuat suara negara-negara berkembang dalam lembaga keuangan internasional utama, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Adapun para pemimpin negara anggota BRICIS yang hadir dan mendeklarasikan adalah

  1. Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira
  2. Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Keamanan Nasional UEA Ali Mohamed Hammad Al Shamsi,
  3. Presiden Indonesia Prabowo Subianto
  4. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi
  5. Presiden Rusia Vladimir Putin
  6. Perdana Menteri India Narendra Modi
  7. Presiden China Xi Jinping
  8. Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa
  9. Presiden Iran Masoud Pezeshkian
  10. Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed
  11. Wakil Presiden Nigeria Kashim Shettima.

Nigeria mengikuti KTT tersebut sebagai negara mitra BRICS. Wakil Presiden Nigeria Kashim Shettima hadir mewakili negaranya.

Shettima diperkirakan akan memanfaatkan KTT tersebut untuk mencari peluang investasi dan kerja sama ekonomi, terutama di sektor pertanian, teknologi, dan sektor nonminyak lainnya.

 


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo