Jakarta, Arina.id—Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus terus memperkuat visi internasionalisasi pendidikan santri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan orientasi studi luar negeri dengan mengunjungi Singapura, Selasa (3/2/2026).
Rombongan yang terdiri dari santri kelas XI SMA Sains Al-Qur’an serta dewan ustadz Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang dirancang untuk memperluas wawasan global santri dan mengenalkan lingkungan akademik internasional sejak dini.
Pengasuh Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus, KH Moch Thoat Muhtar menyampaikan bahwa program kunjungan luar negeri ini dirancang sebagai agenda berkelanjutan pesantren.
"Insyallah kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin untuk kelas 11 SMA Sains Al Qur'an - Pondok Pesantren Duta Aswaja untuk menyiapkan santri yang siap go internasional," jelasnya dalam rilis yang diterima Arina.id, Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar perjalanan edukatif, tetapi menjadi ruang strategis bagi santri untuk membuka cakrawala berpikir dan menumbuhkan kesiapan bersaing di tingkat global.
"Santri tidak hanya mengenal Indonesia, tetapi harus siap dan berwawasan Internasional, siap melanjutkan studi ke kampus-kampus terbaik luar negeri," harapnya.
Sementara itu, Koordinator Kegiatan, M Alvin Jauhari, menjelaskan bahwa selama di Singapura para santri mengikuti kunjungan ke berbagai lokasi edukatif, religius, dan destinasi ikonik negara tersebut.
"Kita di Singapura belajar dan berkunjung ke beberapa tempat di antaranya ke Masjid Terbesar di Singapura, Masjid Sultan, serta beberapa tempat bersejarah dan ikonuk diantaranya Merlion Park, Universal Studio, dan lainnya," jelas pria yang juga menjabat sebagai Direktur Umum Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para santri. Salah satunya disampaikan oleh M Reza Muzakka, santri asal Jepara yang menjadi peserta program tersebut.
"Alhamdulillah saya beserta 6 teman saya kelas 11 bisa pergi ke luar negeri tepatnya ke Singapura, saya sangat bahagia sekali dan sangat membuka wawasan global saya, serta saya bisa belajar banyak hal yang tidak saya dapatkan di Indonesia," ujarnya.
Ia berharap, pengalaman internasional ini dapat menjadi bekal berharga sekaligus motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
"Semoga saya dan teman-teman bisa melanjutkan belajar ke luar negeri dan bisa membuka wawasan internasional," harapnya.
Melalui program ini, Pondok Pesantren Duta Aswaja Kudus menegaskan komitmennya dalam menyiapkan santri yang tidak hanya unggul secara spiritual dan akademik, tetapi juga memiliki perspektif global untuk menjawab tantangan masa depan.
Editor: Kendi Setiawan


