Arina.id -- Hasil rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pramono Anung-Rano Karno unggul dalam Pilkada Jakarta 2024.
Pasangan nomor urut 3 tersebut berhasil mengumpulkan hingga 2.183.239 suara atau 50,07 persen. Mereka mengungguli Ridwan Kamil-Suswono meraih 1.718.160 suara, serta Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 459.230 suara.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, berita acara dan sertifikasi rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara dari setiap kabupaten/kota dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Daerah Khusus Jakarta tahun 2024 saya nyatakan sah,” ucap Wahyu Dinata selaku Ketua KPU DKJ di Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, dikutip dari Tempo, Minggu (8/12/2024).
Sebelum penetapan hasil rekapitulasi, Wahyu juga memberi kesempatan kepada para saksi dari ke-3 paslon untuk menyampaikan catatan terhadap proses Pilkada Jakarta 2024.
Ramdan Alamsyah selaku saksi pasangan Ridwan Kamil-Suswono menyampaikan kejadian khusus di TPS 028 di Pinang Ranti, Jakarta Timur, perihal pencoblosan 18 surat suara kosong oleh petugas.
“Patut diduga bisa terjadi di TPS-TPS lainnya di mana hak pilih warga Jakarta disalahgunakan oleh oknum petugas KPU,” jelasnya. Ramdan juga menyinggung soal rendahnya tingkat partisipasi warga di Pilkada Jakarta 2024.
Kemudian Anthony James Harahap selaku saksi dari kubu Dharma Pongrekun-Kun Wardana, menyampaikan keberatan dari proses rekapitulasi suara.
Ia berpendapat suara mayoritas masyarakat Jakarta tidak tergambarkan dari hasil Pilkada 2024, karena hanya sekira 53 persen warga yang menggunakan hak pilihnya dari jumlah DPT.
“Jumlah suara tidak merepresentasi masyarakat,” ujar saksi paslon nomor urut 2.
Adapun saksi pasangan nomor urut 3, menyatakan tidak ada keberatan. Namun juga menekankan agar rapat seharusnya hanya berfokus soal hasil rekapitulasi suara.
“Jangan terlalu melebar ke mana-mana, ketika bicara bukan hasil penghitungan suara, saya pikir itu tidak perlu dibahas,” ucap saksi dari paslon Pramono-Rano.
Berita acara dan sertifikat penetapan hasil Pilkada Jakarta 2024 ditandatangani oleh saksi nomor urut 3. Sedangkan saksi nomor urut 1 dan 2 menolak tandatangan.
Wahyu Dinata menjelaskan bahwa penetapan rekapitulasi suara KPU belum tahap final penentuan pemenang Pilkada Jakarta 2024. Karena hal ini juga masih menunggu putusan MK jika terdapat gugatan.
Berikut rincian perolehan suara di Pilkada Jakarta 2024 berdasar wilayah:
Hasil rekapitulasi total:
- Ridwan Kamil-Suswono: 1.718.160 suara
- Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 459.230 suara
- Pramono Anung-Rano Karno: 2.183.239 suara
Wilayah Kepulauan Seribu
- Ridwan Kamil-Suswono: 6.578 suara
- Dharma-Kun: 653 suara
- Pramono-Rano: 7.456 suara
Wilayah Jakarta Barat
- Ridwan Kamil-Suswono: 386.880 suara
- Dharma-Kun: 109.457 suara
- Pramono-Rano: 500.738 suara
Wilayah Jakarta Pusat
- Ridwan Kamil-Suswono: 152.235 suara
- Dharma-Kun: 44.865 suara
- Pramono-Rano: 220.372 suara
Wilayah Jakarta Selatan
- Ridwan Kamil-Suswono: 375.391 suara
- Dharma-Kun: 90.294 suara
- Pramono-Rano: 491.017 suara
Wilayah Jakarta Timur
- Ridwan Kamil-Suswono: 535.613 suara
- Dharma-Kun: 136.935 suara
- Pramono-Rano: 635.170 suara
Wilayah Jakarta Utara
- Ridwan Kamil-Suswono: 261.463 suara
- Dharma-Kun: 77.026 suara
- Pramono-Rano: 328.486 suara
Editor: A. Sentosa


