Bandung, Arina.id – Sebanyak 7.066 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat.
PBAK bertajuk Gunung Djati Muda yang Unggul, Kompetitif, dan Inovatif Berbasis Rahmatan Lil Alamin Menuju Indonesia Emas 2045 diadakan di Gedung Anwar Musaddad, Tugu Kujang, Halaman Fakultas Ushuluddin, dan Aula Abjan Soelaiman, Kampus I, selama tiga hari dari Selasa-Kamis, 27-29 Agustus 2024.
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung adalah kegiatan wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa baru. Hal ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2939 Tahun 2024 tentang Pedoman Umum Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan Pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.
Berikut ini lima fakta keunikan PBAK 2024 UIN Sunan Gunung Djati Bandung:
1. Duta PBAK, Parade Nusantara dan Konten Kreatif
Duta PBAK adalah putra dan putri terpilih yang akan menjadi ikon inspirasi bagi mahasiswa baru UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Panitia memilih 18 orang terbaik yang berasal dari tiap fakultas untuk dinobatkan sebagai Duta PBAK UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2024.
Prosesi Sidang Senat Terbuka PBAK 2024 UIN Sunan Gunung Djati Bandung dimeriahkan dengan parade nusantara yang dibawakan oleh para Duta PBAK. Muhammad Tegar Rabbani, Nur Alfi Laili dinobatkan sebagai pemenang Duta PBAK.
UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki visi 'Menjadi Universitas Islam Negeri yang Unggul, Kompetitif dan Inovatif berbasis Rahmatan Lil Alamin di Asia Tenggara Tahun 2029'.
Untuk mengenalkan visi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, panitia menyelenggarakan perlombaan khusus untuk mahasiswa baru berupa Lomba Video Konten Kreatif Rahmatan Lil Alamin.
Hasilnya dimenangkan oleh Juara 1 Fahri Khairun Ariansyah (Teknik Informatika, Sains dan Teknologi), Juara 2 Aqila Nurfadhilah (Tasawuf Psikoterapi, Ushuluddin), Juara 3 Aliya Hilyatul Hayyi (Bahasa dan Sastra Arab, Adab dan Humaniora).
2. Dibuka Senat dan Orasi Ilmiah Sekjen Kemenag
Ketua Senat Mahmud mengatakan atas nama Keluarga Besar Senat UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh calon mahasiswa baru yang sebentar lagi dilantik oleh Rektor menjadi mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati dan menimba ilmu di kampus UIN Bandung.
"Sungguh saudara amat terpuji, jika pada saat yang berbahagia ini ucapan syukur dipanjatkan kehadiran Allah Swt atas perkenalannya Saudara di tempat di kampus yang bergengsi ini. Demikian juga ucapan terimakasih saudara hantarkan kepada kedua orang tua saudara, baik yang masih ada maupun yang telah tiada, yang telah mendoakan dan mendorong saudara hingga di terima menjadi mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung," lanjutnya.
Sementara Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani mengatakan untuk membangun sebuah peradaban, hal penting yang harus dimiliki adalah fondasi keagamaan yang kuat.
"Maka pendekatannya adalah tanamlah orang yaitu dengan cara pengokohan pada aspek pengetahuan dengan proses pembelajaran," tandas Kang Dhani sapaan akrabnya.
Dia pun mengutip quotes dari China, "Jika ingin kecukupan dalam satu tahun, maka tanamlah padi, jika ingin kemakmuran dalam satu tahun, maka tanamlah pohon, jika ingin kesejahteraan dalam ratusan tahun, maka tanamlah orang." Istilah menanam orang dalam hal ini adalah memberikan pendidikan.
Dalam konteks perguruan tinggi kehadiran PBAK menjadi gerbang untuk mengawali proses pembelajar. Ciri-ciri masyarakat pembelajar untuk terus belajar dan berinovasi guna memperkuat semangat dirinya sebagai pembelajar.
"Orang terpelajar adalah orang yang menatap masa lalu, tetapi orang yang belajar adalah orang yang menatap masa depan. Mari kita memposisikan dirinya sebagai pembelajar sepanjang masa melalui proses refleksi, berbagi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak," jelasnya.
3. Gunung Djati Muda, Penebar Rahmatan Lil Alamin
Rektor UIN Bandung Rosihon mengataka PBAK 2024 UIN Bandung bertajuk Gunung Djati Muda yang Unggul, Kompetitif, dan Inovatif Berbasis Rahmatan Lilalamin Menuju Indonesia Emas 2045.
Pihaknya atas pimpinan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru UIN Bandung.
"Saudara adalah orang-orang yang mendapatkan anugerah yang luar biasa untuk bergabung dengan kampus yang unggul, kompetitif, inovatif berbasis rahmatan lil alamin. Sebagai anggota baru sudah selayaknya keluarga Besar UIN Bandung wajib mengetahui keberadaan mahasiswa. Untuk itu, selama tiga hari akan dikenalkan dengan budaya akademik dan kemahasiswaan mulia dari universitas, fakultas, jurusan, SEMA, DEMA, UKM/UKK, HMJ," papar Rektor Rosihon.
PBAK bertujuan mengembangkan pemahaman dan penghayatan peserta terhadap sistem pendidikan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta membentuk kepribadian ulul albab bagi mahasiswa baru.
Rosihon mengajak seluruh mahasiswa baru untuk bersyukur atas diterimanya mereka di kampus UIN Bandung.
"Caranya tanamkan niat dalam diri hati sanubari, menjadi bagian dari titah Sang Pencipta agar menjadi insan yang berilmu. Kuliah adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan pelajaran, pasang surut, kegembiraan dan juga kelelahan. Semoga masa-masa kuliah ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan," ajaknya.
Tema PBAK 2024 UIN Bandung ini berusaha menyatukan identitas kampus dengan harapan untuk menciptakan generasi mahasiswa yang unggul, kompetitif, dan berbasis Rahmatal Lil ‘Alamin.
"Dengan mengintegrasikan semangat keunggulan, daya saing, kasih sayang, dan visi jangka panjang untuk Indonesia, tema ini juga bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa baru agar dapat berkontribusi secara maksimal pada masyarakat dan bangsa dan negara, serta menghadapi masa depan dengan penuh keyakinan dan kesiapan," jelas Husnul, Wakil Rektor III.
4. Ikrar Mahasiswa dan Deklarasi Antijudi Online
Ribuan peserta PBAK 2024 UIN Bandung membacakan Ikrar Mahasiswa dengan lantang, Adapun bunyi Ikrar Mahasiswa tersebut adalah sebagai berikut:
Kami Mahasiswa Baru UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan ini berikrar:
- Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Penuh Rasa Tanggung Jawab
- Bertekad Menjadikan Empat Pilar Kebangsaan Yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai Pedoman dalam Berbangsa dan Bernegara
- Bertekad Menghidupkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Tengah Kemajemukan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Berkomitmen Keamanan Menolak, Memerangi dan Kenyamanan dalam Memberantas Judi Online Demi Terciptanya Bermasyarakat dan Bernegara
- Menjaga Nama Baik Almamater UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Mereka juga membacakan Deklarasi Generasi Anti Judi Online yang dipimpin oleh perwakilan tiap Fakultas: Saad Abdul Latip (Syariah dan Hukum), Muhammad Tegar Rabbani (Adab dan Humaniora), Nur Alfi Laili (Dakwah dan Komunikasi), Nahwa Elghina Afifah (Ushuluddin), Muhammad Rafly Shiddiq (Psikologi), Wafha Azkya Noviany (Ekonomi dan Bisnis Islam), Diana Amelia Nuralifa (Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Muhammad Zacky Firdaus (Sains dan Teknologi), Kayla Zahara Damayanti Antoni (Tarbiyah dan Keguruan).
Berikut ini bunyi Deklarasi Generasi Antijudi Online:
Kami Generasi Muda Indonesia dengan ini menyatakan komitmen:
- Menolak, Memerangi dan Memberantas Judi Online yang Merusak Moral Bangsa
- Meningkatkan Kesadaran tentang Bahaya dan Risiko Judi Online melalui Pendidikan dan Informasi yang Tepat
- Tidak Terlibat dalam Kegiatan Judi Online dalam Bentuk Apapun dan Tidak Mempromosikan atau Menyebarluaskan Media Judi Online kepada Orang Lain
- Mendukung Upaya Pemerintah dalam Pengaturan dan Penegakkan Hukum yang Lebih Ketat terhadap Judi Online
- Berpartisipasi dalam Menciptakan Lingkungan yang Sehat dan Positif dengan Mempromosikan Kegiatan yang Konstruktif dan Produktif.
5. Expo Stand dan Kang Djati
Selama PBAK 2024 berlangsung panitia menyediakan sebanyak 94 stand untuk pengenalan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), UKK (Unit Kegiatan Khusus), HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Senat Mahasiswa dan Dewan Mahasiswa yang terletak di selasar lingkungan kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Kang Djati, Dua maskot PBAK 2024 UIN Bandung ikut memeriahkan selama proses pengenalan kampus yang berusaha menghadirkan PBAK bagi mahasiswa baru UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai bagian tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas, yang berorientasi pada kecerdasan intelektual, kedewasaan dalam berpikir dan bertindak, serta mengedepankan jiwa nasionalisme.
Editor: Kendi Setiawan


