Dark
Light
Dark
Light

Di Pusat Peradaban Pagaruyung, Kini UIN Batusangkar Terakreditasi Unggul BAN-PT

Di Pusat Peradaban Pagaruyung, Kini UIN Batusangkar Terakreditasi Unggul BAN-PT

Batusangkar, Arina.id – Pada 12 November 2024 lalu, Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merilis beberapa kampus Islam Negeri yang meraih Akreditasi Unggul. Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar yang berada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Bagi UIN Batusangkar, penilaian dan pengumuman Akreditasi Unggul ini tergolong singkat. "Dalam waktu singkat, hanya tiga hari setelah proses asesmen, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar menerima kabar membanggakan," demikian dikutip dari situs resmi uinmybatusangkar.ac.id.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof Delmus Puneri Salim mengonfirmasi bahwa Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menetapkan Akreditasi Unggul UIN Batusangkar berdasarkan Surat Keputusan Nomor 2040/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024.

"Proses Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (AL APT) baru saja kami jalani bersama tim asesor BAN-PT pada Sabtu (10/11/2024) kemarin," ujar Prof Delmus. "Alhamdulillah, hasil ini sangat mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi kami. BAN-PT bekerja dengan cepat merilis hasil akreditasi, dan kami bersyukur atas pencapaian luar biasa ini," lanjutnya.

Prof Delmus menyampaikan rasa terima kasih kepada BAN-PT atas dukungan dan fasilitasi selama proses asesmen. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian ini.

"Ini adalah hasil kerja keras seluruh civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” ungkapnya penuh kebanggaan.

Keberhasilan ini, menurutnya adalah buah dari kerjasama solid antara jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Anggota Senat, Dekan, hingga tim penyusun akreditasi dan asesor internal. "Mereka semua berperan penting dalam menyiapkan dokumen akreditasi serta memastikan seluruh standar BAN-PT terpenuhi," tambahnya.

Prof Delmus juga menyoroti kontribusi mahasiswa, alumni, lembaga mitra, dan para pengguna alumni yang memberikan umpan balik positif terhadap kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat. Hal ini memperkuat posisi universitas dalam proses akreditasi.

Prestasi ini menjadi capaian luar biasa bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar, mengingat ketatnya proses akreditasi yang mencakup evaluasi berbagai aspek, seperti kurikulum, fasilitas, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami sangat bangga atas hasil ini. Pencapaian ini menjadi landasan kuat untuk terus memberikan pendidikan terbaik kepada mahasiswa kami dan memperkuat peran universitas dalam masyarakat," tutup Prof Delmus.

Dari Pusat Peradaban Pagauyung hingga Universitas Islam Negeri
UIN Mahmud Yunus Batusangkar memiliki perjalanan panjang yang mencerminkan dinamika sejarah dan komitmen pendidikan Islam di Sumatera Barat.

Bermula dari Batusangkar, yang dikenal sebagai pusat Kerajaan Pagaruyung sejak abad ke-14, wilayah ini memainkan peran penting dalam penyebaran Islam melalui konsep Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. Seiring waktu, pengaruh Islam melahirkan tradisi pendidikan yang kuat di kawasan ini.

Batusangkar menjadi cikal bakal pendidikan tinggi di Sumatera Barat dengan berdirinya Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) pada 1954.

Namun, setelah integrasi dengan Universitas Andalas pada 1956 dan relokasi ke Padang pada 1958, Tanah Datar kehilangan institusi pendidikan tinggi. Hal ini memotivasi masyarakat untuk mendirikan perguruan tinggi keagamaan di Batusangkar.

Pada 1968, Fakultas Tarbiyah Swasta resmi berdiri, yang kemudian beralih status menjadi bagian dari IAIN Imam Bonjol Padang pada 1971.

Meski sempat terancam ditutup pada 1974, usaha masyarakat dan pemerintah daerah mempertahankan Fakultas Tarbiyah membuahkan hasil. Pada 1997, fakultas ini berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar melalui Keputusan Presiden No. 11/1997.

Transformasi terus berlanjut. STAIN berkembang dengan membuka berbagai program studi baru, termasuk jenjang pascasarjana. Pada 2015, melalui Perpres No. 147, STAIN Batusangkar beralih menjadi IAIN Batusangkar. Puncaknya, pada 2022, IAIN resmi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, sesuai Perpres No. 84.

Kini, UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjadi simbol integrasi antara pendidikan modern dan nilai-nilai Islam, melanjutkan tradisi peradaban yang berakar dari Kerajaan Pagaruyung hingga menjadi pusat pendidikan Islam di Nusantara.
 


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo