Dark
Light
Dark
Light

Di Pengambilan Sumpah 72 Dokter Baru, Rektor UIN Jakarta: Profesi Dokter Bukan Sekadar Materi

Di Pengambilan Sumpah 72 Dokter Baru, Rektor UIN Jakarta: Profesi Dokter Bukan Sekadar Materi

Jakarta, Arina.id — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar menegaskan bahwa profesi dokter memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari sekadar mencari materi.

Hal itu disampaikannya dalam prosesi pengambilan sumpah 72 dokter baru di Auditorium Harun Nasution, Rabu (23/10/2024).

"Perjuangan kuliah di kedokteran ini berbeda dengan yang lainnya. Jadi dokter bukan hanya sekedar mencari materi, tapi juga menghidupkan dan menjaga kemanusiaan dengan segala keikhlasan," ujar Prof Asep.

Rektor juga menyoroti pentingnya pengembangan karir akademis bagi lulusan kedokteran. "Kalian harus ada yang menjadi seorang akademisi untuk menjadi penerus di FK kelak," tegasnya seraya mendorong para dokter baru untuk segera melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

Prof Asep menyebutkan keunikan program pendidikan kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terletak pada integrasinya dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

"Para dokter lulusan UIN Jakarta diharapkan tidak hanya mahir dalam aspek medis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi," lanjutnya.

Menjadi dokter, kata Prof Asep, adalah amanah yang besar. "Ketika seseorang memilih profesi ini, dia tidak hanya memilih sebuah karir, tetapi juga memilih untuk mengabdi kepada kemanusiaan," jelasnya.

Prosesi pengambilan sumpah dokter angkatan ini menandai tonggak penting bagi FK UIN Jakarta dalam mencetak dokter-dokter yang siap mengabdi kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme medis.

Prosesi yang diikuti 72 dokter baru tersebut merupakan pengambilan sumpah dokter ke-50 yang diadakan FK UIN Jakarta.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. dr. Muhammad Adib Khumaidi menyampaikan bahwa momentum sumpah dokter merupakan komitmen moral yang harus dijunjung tinggi.

"Jangan menjadi dokter yang individualis dan pragmatis, tetapi jadilah dokter yang senantiasa berkomunitas," pesannya.

Sementara Dekan FK UIN Jakarta, Dr. dr. Achmad Zaki berharap para dokter baru dapat mengabdi hingga ke pelosok Nusantara. "Sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya," ujarnya.

Dalam acara tersebut, juga diumumkan berbagai prestasi membanggakan dari para dokter baru. Tercatat dr. Alfani Naqiya Shidqiyah sebagai peraih nilai tertinggi CBT UKMPPD FK UIN batch Agustus 2024, dan dr. Irena Amalia sebagai peraih nilai tertinggi OSCE UKMPPD FK UIN batch Agustus 2024.

Wadek 3 Bidang Kemahasiswaan, drg. Laifa Annisa Hendarmin mengumumkan sejumlah dokter berprestasi dalam bidang akademik, publikasi ilmiah, dan prestasi lainnya. Total terdapat 22 dokter baru yang mencatatkan prestasi membanggakan selama masa studi mereka.

Perwakilan dokter baru, dr. Amril Nur Ismail, dalam sambutannya menegaskan bahwa sumpah dokter merupakan amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, perwakilan orang tua,H M Riban Satia mengucapkan terima kasih kepada institusi atas bimbingan yang telah diberikan.


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo