Dark
Light
Dark
Light

Teror Serangan Beruang Meningkat di Jepang, 14 Orang Meninggal, Layanan Publik Terganggu

Teror Serangan Beruang Meningkat di Jepang, 14 Orang Meninggal, Layanan Publik Terganggu

Arina.id - Jepang sedang mengalami teror serangan beruang yang mengamuk menyerang manusia dalam beberapa waktu belakangan ini. Setidaknya 14 orang dilaporkan tewas dicurigai terkait insiden serangan beruang di seluruh wilayah Jepang. Kemudian belasan orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Dalam sepekan ini saja, ada lima orang dilaporkan diserang oleh beruang di tiga perfektur. Situasi di Jepang kian parah setelah banyak beredar video-video palsu hasil editing menggunakan kecerdasan buatan atau artificial inteligen (AI). Penyebaran video AI yang masif sampai mengganggu aktivitas layanan masyarakat.

Ketika masyarakat terus ketakutan dengan serangan beruang, di saat bersamaan muncul klip video-video palsu yang menunjukkan beruang agresif menyerang manusia. Video tersebut dengan cepat menyebar di TikTok, YouTube, dan fasilitas media sosial lainnya. Demikian dilaporkan oleh media Jepang, Kyodo News, seperti dikutip dari Anadolu.

Salah satu video yang dihasilkan oleh AI menunjukkan segerombolan beruang menghancurkan sebuah fasilitas panel surya, sementara video lain menggambarkan seekor beruang menculik seekor anjing peliharaan.

Para ahli mengatakan bahwa rekaman tersebut jelas dibuat-buat. Mereka pun memperingatkan bahwa konten tersebut dengan mudah bisa menyesatkan orang ketika dicampur dengan video nyata.

"Seiring dengan meningkatnya laporan berita tentang kerusakan yang disebabkan oleh serangan beruang, jumlah video beruang palsu juga meningkat," kata Kepala Editor dari Pusat Pemeriksa Fakta Jepang, Daisuke Furuta.

Japan Post Co, sebuah perusahaan jasa pengiriman di Jepang misalnya, gara-gara maraknya serangan beruang yang diperparah dengan beredarnya video-video palsu akhirnya memutuskan menghentikan layanan pengiriman barangnya. Mereka menghentikan layanan dengan pertimbangan keselamatan karyawannya. 

Keesokan harinya, perusahaan tersebut menghentikan layanannya di suatu bagian dari Prefektur Akita, dimana sering terjadi penampakan beruang dan penyerangan.

Perusahaan telekomunikasi NTT East juga mengatakan mereka akan meninjau langkah-langkah keselamatan para pekerja yang beroperasi di daerah pegunungan dimana sering melakukan penampakan beruang.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo