Dark
Light
Dark
Light

Benarkah MBG Jadi Program Prabowo-Gibran Paling Dirasakan Manfaatnya?

Benarkah MBG Jadi Program Prabowo-Gibran Paling Dirasakan Manfaatnya?

Jakarta, Arina.id - Di tengah kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat banyaknya kasus keracunan massal murid-murid sekolah, rupanya program itu masih dinilai paling bermanfaat oleh masyarakat Indonesia.

Dari beberapa kebijakan yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama satu tahun, berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia 89.7 persen responden menilai MBG bermanfaat dengan tingkat kepuasan 53,5 persen.

"Jika dibandingkan dengan program lainnya, MBG menjadi program yang paling dirasakan oleh publik manfaatnya," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha di Jakarta, Senin 20 Oktober 2025.

Tak hanya dinilai paling bermanfaat, program MBG juga dianggap paling tepat sasaran oleh publik. Survei menunjukkan ketepatan sasaran penyaluran MBG mencapai 25 persen.

"Sebanyak 63,3 persen publik juga mengatakan percaya MBG dapat menurunkan angka stunting dan gizi buruk anak Indonesia, sedangkan 27,2 persen mengatakan tidak percaya," imbuh Hanta.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus menyempurnakan pelaksanaan program MBG agar tidak lagi ditemukan kasus yang mengalami keracunan akibat makanan.

"Tapi kita mau zero error, kita mau zero defect. Walaupun sangat sulit, tapi kita harus. Kita sudah perintahkan semua dapur, artinya alat-alat yang terbaik untuk membersihkan. Jadi kita akan sempurnakan terus,” kata Prabowo dilansir Antara.

Presiden mengakui bahwa program MBG belum sepenuhnya sempurna. Sejak diluncurkan, masih ditemukan beberapa ribu anak yang mengalami gangguan pencernaan atau keracunan makanan.

Namun, ia menegaskan bahwa kasus keracunan yang terjadi di beberapa daerah tidak menggambarkan kegagalan program. Sejumlah program pemerintahan lainnya yang mendapat sambutan positif dari publik, yakni program pembangunan tiga juta rumah subsidi dan pembentukan Koperasi Merah Putih.

Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan, program pembangunan tiga juta rumah subsidi diminati oleh 54,7 persen responden. Mayoritas publik berharap program ini dapat menghadirkan harga yang terjangkau (36,6 persen) serta kualitas bangunan yang baik (15,7 persen).

Sementara itu, program Koperasi Merah Putih yang telah dicanangkan pemerintah juga mendapat dukungan luas. Dari 58,6 persen publik yang mengetahui program tersebut, sebanyak 85,4 persen menyatakan setuju dengan pembentukannya.

Survei Poltracking ini dilakukan terhadap 1.220 responden yang telah memiliki hak pilih. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 3–10 Oktober 2025. Survei memiliki margin of error ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo