Jakarta, Arina.id—Gempa bumi bermagnitudo 5,7 mengguncang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (25/9/2025) pukul 16.04 WIB.
Berdasarkan data rekaman seismik, episentrum gempa berada di laut, tepatnya 46 kilometer timur laut Banyuwangi dan 54 kilometer tenggara Situbondo, dengan kedalaman 12 kilometer.
Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP) menyebutkan guncangan dirasakan cukup kuat selama 2 hingga 3 detik di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo.
Getaran yang datang secara tiba-tiba membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Dampak dan Kerusakan
Kabupaten Banyuwangi
Berdasarkan kaji cepat sementara per Kamis (25/9/2025) pukul 21.20 WIB dan pemutakhiran data berikutnya, kerusakan di Kabupaten Banyuwangi meliputi:
3 unit rumah rusak berat
2 unit rumah rusak sedang
5 unit rumah rusak ringan
1 masjid mengalami kerusakan
Kabupaten Situbondo
Kerusakan di Kabupaten Situbondo tercatat dengan rincian:
26 unit rumah rusak berat
10 unit rumah rusak sedang
24 unit rumah rusak ringan
1 masjid mengalami kerusakan di bagian atap
2 kantor dan 1 tempat usaha juga terdampak
Kabupaten Bondowoso
2 unit rumah rusak berat
1 unit rumah rusak sedang
Kabupaten Jember
1 unit rumah rusak berat
1 orang mengalami luka ringan dan sedang dalam penanganan medis
Guncangan Terasa hingga Bali
Gempa ini juga dirasakan hingga ke Provinsi Bali.
Berdasarkan data BNPB per Jumat (26/9/2025) pukul 06.50 WIB, Kabupaten Jembrana melaporkan kerusakan sebagai berikut:
1 unit rumah warga rusak ringan
1 unit Puskesmas rusak ringan
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat gempa tersebut. BNPB menyatakan bahwa pendataan masih berlangsung dan akan terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan.
Editor: Kendi Setiawan


