Dark
Light
Dark
Light

Bus Trans Banyumas Kembali Layani Masyarakat

Bus Trans Banyumas Kembali Layani Masyarakat

Bayumas, Arina.id –Angkutan umum bus Trans Banyumas di Jawa Tengah kembali membuka operasional layanan bagi masyarakat.

Hal itu setelah adanya surat yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Surat bernomor: AJ.208/1/8/DRJD/2025 ini ditandangani Plt Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani tertanggal 31 Januari 2025.

Surat mengungkapkan agar seluruh operator untuk dapat memberikan layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service.

"Menindaklanjuti arahan Menteri Perhubungan terkait operasional layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service (BTS), bersama ini kami sampaikan penarikan surat kami nomor: AJ.208/1/7/DJRD/2025 tanggal 31 Januari 2025 hal Pemberitahuan Penundaan Layanan Buy The Service (BTS) Tahun 2025, melalui surat ini diminta kepada seluruh operator untuk dapat memberikan layanan angkutan perkotaan dengan skema Buy The Service sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut,” demikian bunyi lengkap surat tersebut yang diakses Arina.id, Minggu (2/2/2025).

Dikutip dari rri.co.id, surat tersebut dikeluarkan setelah anggota Komisi V DPR Yanuar Arif Wibowo menghubungi Kemenhub agar menunda penghentian sementara operasional bus Trans Banyumas.

Yanuar mengungkapkan bahwa setelah diberitahu oleh Bupati Banyumas terpilih, Sadewo Tri L, dan manajemen Trans Banyumas mengenai surat pemberitahuan dari Kemenhub terkait penghentian operasional Trans Banyumas, dirinya segera menghubungi Menteri Perhubungan untuk menangguhkan rencana tersebut. Akhirnya, rencana penghentian tersebut disetujui untuk dibatalkan.

Yanuar melanjutkan, Kemenhub berencana menghentikan operasional Trans Banyumas karena adanya pengalihan anggaran dari Kementerian Keuangan, yang menyebabkan pengurangan anggaran yang sangat besar di Kemenhub. Padahal, subsidi transportasi sangat penting untuk menggerakkan ekonomi dan digunakan untuk kepentingan rakyat kecil.

Yanuar menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal Trans Banyumas ini agar subsidi yang dialihkan tidak justru merugikan rakyat kecil.

"Jika kita lihat, jumlah subsidi yang diberikan dengan jumlah penumpang yang memanfaatkan Trans Banyumas sangat kecil, yakni hanya Rp 33 ribu per orang per tahun," ungkap Yanuar.

Manajemen Trans Banyumas dan sejumlah pengemudi mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR RI Yanuar. Salah satunya, Hadianti Triana, yang menyebutkan bahwa awalnya dirinya resah saat mengetahui operasional Trans Banyumas dihentikan mulai 1 Februari 2025.

Triana, selain bekerja sebagai sopir Trans Banyumas, juga mengandalkan pekerjaan tersebut untuk membiayai kuliahnya. Ia pertama kali mengetahui adanya penghentian operasional Trans Banyumas dari sejumlah penumpang yang menghubungi melalui saluran media sosial.

"Saya tahu akan dihentikan pada pukul 23.00 WIB, namun dua jam kemudian ada pemberitahuan dari manajemen bahwa penghentian tidak jadi dilakukan berkat perjuangan Pak Yanuar. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Yanuar yang telah memperjuangkan agar Trans Banyumas tetap beroperasi," ungkap Triana.

Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, mengakui bahwa dirinya menghubungi Yanuar setelah menerima pemberitahuan tentang penghentian operasional Trans Banyumas dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Karena Yanuar berada di Komisi V DPR RI yang memiliki mitra kerja di Kemenhub, Ipoeng meminta bantuan agar dicari jalan keluar tanpa penghentian operasional bus.

Sebelumnya Arina.id memberitakan bahwa layanan transportasi umum bus Trans Banyumas di Jawa Tengah dihentikan sementara operasionalnya mulai tanggal 1 Februari 2025. Ini berdasarkan kebijakan Pemkab Banyumas yang diumumkan Jumat (31/1/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie menginformasikan penghentian itu untuk mendukung efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2025. 

Saat ini, BTS Trans Banyumas memiliki 52 unit bus, yang terdiri dari 47 bus yang beroperasi setiap hari melayani masyarakat. Sisanya digunakan sebagai bus cadangan untuk mengantisipasi gangguan pada bus yang beroperasi.

Salah satu rute Trans Banyumas adalah terminal Baturaden, tak jauh dari lokasi wisata alam populer di Banyumas. Dengan tetap beroperasinya bus Trans Banyumas masyarakat dapat terus menikmati kenyamanan menggunakan angkutan umum ini.
 


Editor: Kendi Setiawan
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo