Jakarta, Arina.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) berani mengungkap kebenaran dan berkomitmen menjaga integritas demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Menteri Nasar menegaskan bahwa kebenaran merupakan landasan bagi birokrasi yang bersih dan berintegritas. Ia akan mendukung inspektorat mengungkap kebenaran tersebut.
"Jangan takut mengungkap kebenaran. Presiden ada di depan Anda, saya ada di belakang Anda. Jangan pernah gentar menghadapi tekanan, karena kebenaran adalah landasan bagi birokrasi yang bersih dan berintegritas," kata Menag Nasar di Operation Room Gedung Sekretariat Itjen Kemenag Jakarta, pada Kamis (2/1/2025).
Dalam acara bertajuk Muhasabah Kinerja Menyongsong Asta Cita Bersama Menteri Agama. Menag juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian kinerja Itjen.
"Saya apresiasi kinerja Itjen, laporan Itjen enak dibaca dan mudah dipahami, sehingga bisa kita tindaklanjuti dengan kebijakan," tuturnya.
Dalam sambutannya, Menag menyebut pentingnya introspeksi sebagai bagian dari pembangunan spiritualitas.
"Tidak hanya hasil kerja yang dinilai, tapi juga bagaimana niat dan upaya kita sesuai dengan ridha Allah. Kita di Itjen ini ibarat sapu, maka untuk membersihkan sapu itulah yang pertama harus bersih,” pesan Menag.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag, Faisal Ali Hasyim, melaporkan berbagai capaian kinerja Itjen sepanjang 2024.
Dikatakan Irjen Faisal, sepanjang tahun 2024 terdapat 906 pengaduan masyarakat yang diterima oleh Itjen dan seluruhnya telah ditindaklanjuti. 154 rekomendasi hukuman disiplin telah dilaporkan untuk diproses lanjutan.
“Seperti yang sering saya sampaikan, Itjen mata dan telinga Menteri Agama. Apapun yang terjadi di lapangan, harus mampu kita identifikasi dan tindaklanjuti untuk perbaikan layanan publik Kementerian Agama,” ungkap Faisal.
Acara ini juga dihadiri Staf Khusus Menteri Agama, Pejabat Eselon II, dan pegawai Itjen.
Editor: Muhammad Taufiq


