Jakarta, Arina.id – Brian Yuliarto dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (19/2/2025).
Brian Yuliarto bukan orang baru di dunia pendidikan tinggi, akadmik dan penelitian.
Brian yang Lahir di Jakarta, 27 Juli 1975 adalah seorang intelektual muda yang memiliki semangat untuk memajukan Indonesia melalui IPTEK, khususnya di bidang material nano untuk aplikasi sensor dan energi.
Dengan pengalaman yang luas sebagai peneliti aktif, terutama saat bekerja di AIST (Japan), Brian Yuliarto kemudian melanjutkan kariernya sebagai peneliti di Indonesia dan berhasil meraih gelar profesor di usia yang relatif muda yakni 43 tahun.
Sebagai seorang peneliti berpengalaman, Brian Yuliarto telah menerbitkan ratusan artikel penelitian di jurnal internasional bereputasi tinggi di bidang nanomaterial untuk sensor, energi, dan solar PV. Totalnya mencapai 343 karya ilmiah yang terdaftar di Scopus dengan 6.043 sitasi dan H-index 40.
Kepemimpinan Brian Yuliarto di bidangnya juga diakui dunia internasional, terbukti dengan aktivitasnya sebagai visiting professor dan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ternama, seperti UC Berkeley, Queensland University, Nagoya University, KAUST, dan lainnya.
Kepemimpinan manajerialnya yang sangat baik membuat Brian dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Lembaga Kemahasiswaan ITB, Ketua Nanoscience and Nanotechnology Research Center ITB, Ketua Program Studi Teknik Fisika, Dekan Fakultas Teknologi Industri, dan saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB.
Pendidikan dan Kursus
Brian menempuh pendidikan dan kursus sebagai berikut:
- Universitas Pertahanan dan Kementerian Pertahanan RI, Executive Course on Strategic Management and Leadership, Cohort-2 (2024)
- The University of Tokyo, Jepang (2005), Quantum Engineering and Systems Department, Ph.D. Quantum Engineering and Systems Department, M. Eng.
- Institut Teknologi Bandung (1999), Teknik Fisika
Pengalaman Kerja
- Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, ITB (2025-2029)
- Dekan Fakultas Teknologi Industri, ITB (2020-2025)
- Visiting Professor, University of Tsukuba (2021-sekarang)
- Dosen dan Peneliti ITB (2006-sekarang)
- Kepala Pusat Penelitian Nanoscience dan Nanoteknologi, ITB (2018-2020)
- Peneliti Post Doktoral, Advanced Industrial Science and Technology (AIST), Jepang (2005-2006)
Prestasi
Beberapa prestasi yang pernah diraih Brian adalah sebagai berikut:
- Habibie Prize 2024, Bidang Rekayasa
- Top 1 Researcher Nanoscience and Nanotechnology Indonesia
- AD Scientific Index, Stanford University (2023)
- The World's Top 2% Scientist, AD Scientific Index, Stanford University (2022, 2023, 2024)
- Peneliti Terbaik ITB 2021
- PRIMA Pameran Riset Inovasi Pengabdian Masyarakat ITB
- Dosen Berprestasi Bidang Sains dan Teknologi, Akademisi Berprestasi ITB (2017).
Karya
Berikut beberapa karya Brian Yuliarto dalam 5 tahun terakhir:
- Biosensor Plasmonik Berbasis Mesoporos Emas untuk Deteksi Penyakit Menular (2021)
- Deteksi Covid-19 Berbasis Lspr dengan menggunakan Aptamer RNA (2021)
- Fabrikasi Material Nano Berporositas Tinggi Untuk Aplikasi Biosensor (2021)
- Jasa Konsultasi Penelitian Sintesis Zinc-Tin-Oxide (ZTO dengan Metode Sol-Gel sebagai Lapisan Buffer Bebas Kadmium pada Sel Surya CZTS Tahap 1 (30) (2021)
- Modifikasi Screen Printed Elektroda Menggunakan Material Magnetit Untuk Peningkatan Kinerja Non-Enzimatik Biosensor Elektrokimia (2021)
- Peningkatan Performansi Chip Sensor SPR SARS-CoV-2 Menggunakan Matriks Bioreseptor berbasis Metal-Organic Frameworks (2021)
- RKI - Metode Deteksi Cepat Multi-analit Berbasis Colorimetric Sensor Arrays untuk Berbagai Pemanis Buatan Makanan (Lanjutan) (2021)
- Sintesis Nano-MOF berbasis Biosensor Elektrokimia untuk Deteksi Salmonella (2021)
- Development of advanced metal oxide as toxic gas sensor using surface plasmon resonance technique (2020)
- Jasa Evaluasi Teknologi Amorphous Silicon (a-SI) Thin Film Solar Photo Voltaic (2020)
- Kegiatan Penyusunan Studi Kelayakan Penanaman Modal (DID) Pekerjaan Penyusunan Revisi Pra Studi Kelayakan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam Penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) (2020)
- Modifikasi Screen Printed Elektroda Menggunakan Material Magnetit Untuk Peningkatan Kinerja Non-Enzimatik Biosensor Elektrokimia (2020)
- Pembuatan Sensor Cahaya Berbasis Film Tipis Berstruktur Metal Oksida Semikonduktor (MOS) serta Pengembangan Sensor Organik dan Anorganik yang Berkelanjutan (2020)
- Pengembangan Deteksi Dini Covid-19 Berbasis Micro-chip Surface Plasmon Resonance untuk Tes Diagnostik Non-PCR (2020)
- Pengembangan material berstruktur nano sebagai material aktif untuk aplikasi dalam bidang kesehatan (2020)
- Pengembangan Sensor Deteksi Portable Non&8208;Enzimatik Uric Acid (Asam Urat) Berbasis Metal Organic Framework (2020)
- Pengembangan Sensor Gas Berbasis Metal Oxide (2020)
- Pengembangan Sistem Biosensor Pendeteksi Dini Kanker (2020)
- Pengembangan Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan Sparing (Lanjutan) (2020)
- Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister dan Doktoral Teknik dan Manajemen Industri Serta Program Magister Instrumentasi dan Kontrol pada Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung (2020)
- Riset Unggulan 2020 : PPNN (2020)
- RKI - Metode Deteksi Cepat Multi-Analit Berbasis Colorimetric Sensor Arrays untuk Berbagai Pemanis Buatan (2020)
- Swakelola Penyelenggaraan Pendampingan Pendidikan Program D3 (Diploma Tiga) Akademi Metrologi dan Instrumentasi Angkatan II, III dan IV (lanjutan) Tahun Anggaran 2020 (2020)
Organisasi Masyarakat
Brian aktif di ormas Muhammadiyah yakni
- Ketua Lembaga Kajian dan Kerja Sama Strategis PW Muhammadiyah Jawa Barat (2023-2027)
- Ketua PC Muhammadiyah Cibeunying Kaler, Kota Bandung (2023-2027).
Editor: Kendi Setiawan


