Jakarta, Arina.id — Perhelatan akbar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diselenggarakan serentak hari ini, Rabu (27/11/2024) diwarnai berbagai kejutan. Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count dari sejumlah lembaga survei kredibel yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus berhasil meraih kemenangan signifikan di Jawa tetapi gagal merebut Jakarta.
KIM Plus adalah nama koalisi yang dibentuk dalam kontestasi Pilkada 2024. Koalisi tersebut merupakan perluasan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), yang sebelumnya mendukung pasangan calon Presiden Indonesia dan Wakil Presiden Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2024.
KIM Plus terdiri dari 14 partai politik itu menunjukkan kekuatan politiknya di tiga provinsi besar seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Namun, minus Jakarta.
Pilkada Jawa Timur, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak diusung KIM Plus unggul telak dari dua pasangan lainnya yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta. Khofifah-Emil berhasil memanfaatkan jaringan politik serta elektabilitas sebagai petahana.
Potret serupa juga terjadi di Jawa Barat. Berdasar hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul tebal dari tiga kandidat lain.
Di Jawa Tengah, basis utama PDIP yang pada Pilpres lalu dikuasai Prabowo-Gibran, pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi harus mengakui keperkasaan jaringan politik Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen.
Berikut hasil hitung cepat dari berbagai lembaga:
JAWA TIMUR
Litbang Kompas
Data masuk: 98,75%
- Luluk Nur Hamidah- Lukmanul Khakim : 8,51%
- Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak : 58,43%
- Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta: 33,06%
Charta Politik
Jumlah suara masuk: 97,67%
- Luluk Nur Hamidah- Lukmanul Khakim : 8,23%
- Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak: 57,06%
- Tri Rismaharini - Zahrul Azhar Asumta : 34,71%
JAWA TENGAH
Beralih ke Pilkada Jawa Tengah, pasangan yang diusung KIM Plus bahkan mendapat dukungan penuh dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo yakni Ahmad Lutfhi- Taj Yasin Maimoen unggul dari pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.
Figur Taj Yasin sebagai putra ulama karismatik KH Maimoen Zubair juga menjadi daya tarik masyarakat Jawa Tengah. Berikut hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei:
Litbang Kompas
Data masuk: 99,00 %
- Andika Perkasa-Hendrar Prihadi: 40,70 %
- Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen: 59,30 %
Charta Politik
Data masuk: 99,99 %
- Andika Perkasa-Hendrar Prihadi: 41,56 %
- Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen : 58,44 %
Indikator Politik
Data masuk: 99,67 %
- Andika Perkasa-Hendrar Prihadi: 41,7 %
- Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen: 58,3 %
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)
Data masuk: 99,90 %
- Andika Perkasa-Hendrar Prihadi : 40,87 %
- Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen: 59,13 %
Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Data masuk: 88,75 %
- Andika Perkasa-Hendrar Prihadi : 40,31 %
- Ahmad Luthfi- Taj Yasin Maimoen: 59,69 %
JAWA BARAT
Pilkada Jawa Barat, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan yang juga diusung KIM Plus meraih kemenangan hingga lebih dari 60 persen dari tiga pasangan lainnya yakni Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina, pasangan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, dan pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie. Berikut hasil hitung cepat dari lembaga survei:
Litbang Kompas
Data masuk: 98,75%
- Acep Adang Ruhiyat- Gitalis Dwi Natarina: 10,22 %
- Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja : 9,12 %
- Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie: 19,42 %
- Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan : 61,24%
Indikator
Data masuk: 99,99 %
- Acep Adang Ruhiyat- Gitalis Dwi Natarina: 9,67 %
- Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja: 9,1 %
- Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie : 20,07 %
- Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan : 61,16 %
PILKADA JAKARTA
Sementara itu, di Jakarta, pasangan yang diusung KIM Plus dan dapat dukungan Joko Widodo yakni Ridwan Kamil-Suswono dikalahkan oleh pasangan Pramono Anung-Rano Karno dari partai politik yang diusung PDI Perjuangan. Kehadiran Dharma-Kun Wardana digadang turut memecah pesta politik dukungan terhadap pasangan Ridwan Kamil-Suswono. Berikut hasil hitung cepat dari berbagai lembaga:
Litbang Kompas
Data masuk: 100,00 %
- Ridwan Kamil-Suswono: 40,02%
- Dharma-Kun Wardana: 10,49%
- Pramono Anung-Rano Karno: 49,49 %
Charta Politika
Data masuk: 99,99 %
- Ridwan Kamil-Suswono: 39,25%
- Dharma-Kun Wardana: 10,6 %
- Pramono Anung-Rano Karno: 50,15%
Indikator Politik
Data masuk: 98,75 %
- Ridwan Kamil-Suswono: 39,53%
- Dharma-Kun Wardana: 10,61%
- Pramono Anung-Rano Karno: 49,85%
Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)
Data masuk: 99,99 %
- Ridwan Kamil-Suswono: 38,8 %
- Dharma-Kun Wardana: 10,17 %
- Pramono Anung-Rano Karno: 51,03%
Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Data masuk: 87,40 %
- Ridwan Kamil-Suswono: 39,57 %
- Dharma-Kun Wardana: 10,57 %
- Pramono Anung-Rano Karno: 49,87 %
Sejumlah lembaga survei kredibel yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar hitung cepat atau quick count pasca pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penghitungan menggunakan sampel hasil pemungutan suara dari sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang dipilih secara acak dengan metode statistik.
Quick count lembaga survei ini sifatnya adalah prediksi hasil dan bukan merupakan hasil resmi dari KPU pusat, KPU provinsi, atau KPS kabupaten/kota.
Sebagai catatan, hasil resmi Pilkada 2024 baru bisa diketahui sekitar 19 hari setelah pemungutan suara pada 16 Desember. KPU masing-masing daerah akan melakukan rekapitulasi berjenjang.
Editor: Muhammad Zunus


