Dark
Light
Dark
Light

Kemenhaj Tetapkan Tagline Haji 2026 Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

Kemenhaj Tetapkan Tagline Haji 2026 Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

Jakarta, Arina.id- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan tagline penyelenggaraan ibadah haji 2026 yakni: Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Tagline tersebut ditegaskan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim (Gus Irfan) sebagai komitmen nyata, bukan sekadar slogan.

"Ramah perempuan ini bukan sekadar tagline," ujar Gus Irfan dalam kegiatan Media Briefing Outlook Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Pondok Gede, Kamis 8 Januari 2026.

Gus Irfan menjelaskan, Kemenhaj akan memperbanyak jumlah petugas perempuan, termasuk pembimbing ibadah perempuan. Langkah ini diambil karena mayoritas jemaah haji Indonesia adalah perempuan.

"Untuk konsultasi terkait persoalan keperempuanan, tentu lebih pas jika ditangani oleh pembimbing ibadah perempuan," katanya menambahkan.

Selain itu, Gus Irfan menyebut kuota haji lansia tetap dialokasikan sebesar 5 persen dari total kuota nasional. Kuota tersebut dibagi secara proporsional ke setiap daerah.

"Kuota lansia memang 5 persen. Jadi tiap daerah ada jatah kuotanya, dan kita alokasikan 5 persen khusus untuk lansia," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzhar Simanjuntak menyampaikan bahwa jumlah petugas haji perempuan akan ditingkatkan hingga 30 persen pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

"Salah satu tema haji kita tahun 2026 adalah afirmasi perempuan. Karena itu, petugas perempuan terutama Pembimbing Ibadah kita perbanyak menjadi 30 persen," ujar Dahnil.

Menurut Dahnil, petugas haji terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Pembimbing Ibadah, petugas keamanan (Linjam), tenaga kesehatan (MCU), layanan akomodasi, hingga petugas media atau wartawan.

"Pembimbing perempuan nanti sekitar 30 persen dari total petugas, terutama untuk Pembimbing Ibadah yang mendampingi jemaah perempuan di Tanah Suci," tuturnya.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo