Jakarta, Arina.id -- Ada rute Transjakarta yang rencananya bakal dihapus atau dihentikan operasionalnya, lantaran bersinggungan dengan jalur MRT. Namun hal tersebut baru dilakukan usai pembangunan jaringan MRT diselesaikan.
Rute Transjakarta yang diproyeksikan mengalami hal tersebut adalah Koridor I, yang selama ini melayani rute Blok M sampai Kota. Hal tersebut diungkapkan oleh Syafrin Liputo selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, ketika mengikuti rapat bersama DPRD Jakarta, Kamis (19/12/2024).
"Layanan koridor satu Transjakarta dari Blok M sampai dengan Kota itu nanti ditiadakan," kata Syafrin, dikutip dari Antaranews.
Syafrin Liputo menambahkan bahwa penghapusan rute tersebut baru dilakukan usai jalur MRT yang menghubungkan Lebak Bulus menuju Stasiun Kota selesai dikerjakan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi saling tumpang tindih antarmoda transportasi umum di Jakarta.
Tidak tertutup kemungkinan penghapusan tidak hanya untuk Koridor I, namun juga Koridor II yang menghubungkan Pulogadung ke Harmoni. Hal ini jika seluruh jaringan MRT di Jakarta sudah selesai terbangun.
Unit transportasi yang terkena imbas penghapusan nantinya dapat dialihkan untuk mengisi kekosongan di jalur lainnya. Menurut Syafrin Liputo terkait transportasi umum di Jakarta sejatinya sudah ada rencana induk, yang memastikan tidak ada jalur yang saling tumpang tindih.
"Memang sudah masuk juga dalam rencana induk transportasi Jakarta jadi tidak akan tumpang tindih," jelas Syafrin.
Moda transportasi Transjakarta sudah beroperasi selama 20 tahun, atau pertama kali dibuka pada 15 Januari 2004. Pembangunan Transjakarta terinspirasi dari sistem TransMilenio di Bogota, Kolombia.
Pada perkembangannya, Transjakarta kemudian menjelma menjadi jaringan BRT dengan jalur lintasan terpanjang di dunia. Saat ini Transjakarta sudah memiliki 14 koridor utama. Dewasa ini Transjakarta juga sudah mulai mengadopsi hingga ratusan unit bus listrik.
Di sisi lain, MRT Jakarta (Moda Raya Terpadu Jakarta/Jakarta Mass Rapid Transit) mulai dibuka pada 24 Maret 2019. Sedangkan proses pembangunannya dimulai sejak 2013. MRT Jakarta juga tercatat sebagai layanan kereta bawah tanah pertama di Indonesia.
Saat ini jalur MRT Jakarta yang sudah beroperasi adalah sepanjang 15,7 km, yang menghubungkan Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Bundaran HI. Pembangunan MRT Jakarta jalur utara-selatan saat ini masih dilanjutkan untuk rute Bundaran HI ke Kota.
Editor: A. Sentosa


