Dark
Light
Dark
Light

Boom..! Amerika dan Israel Putuskan Perang Skala Besar dengan Menyerang Iran

Boom..! Amerika dan Israel Putuskan Perang Skala Besar dengan Menyerang Iran

Arina.id - Amerika Serikat (AS) dan Israel memutuskan memulai "operasi tempur besar-besaran" di Iran, Sabtu 28 Februari 2026. Beberapa ledakan terdengar di Ibu Kota Teheran, sementara ledakan juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi lain di seluruh negeri.

Sebaliknya, tentara Israel juga mengklaim rudal Iran telah diluncurkan ke arah Israel yang memicu bunyi sirine di beberapa kota. Israel segera mengumumkan keadaan darurat dan menyarankan warganya untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan.

Ledakan juga mengguncang Israel utara saat negeri Zionis itu berupaya mencegat rudal Iran yang datang setelah melancarkan serangan nasional bersama AS terhadap Iran. Ledakan-ledakan terdengar tepat setelah militer Israel mengatakan akan menggunakan sistem pertahanan udara untuk menembak jatuh tembakan Iran.

Adapun dari pihak Iran, sampai sekarang belum ada pernyataan resmi dari pemerintahan negeri para Mullah tersebut, tetapi media pemerintah melaporkan bahwa Presiden Masoud Pezeshkian kondisinya masih "aman dan sehat".

Sementara di media sosial video-video ledakan akibat serangan gabungan AS dan Israel di Iran berseliweran. Rudal dilaporkan menghantam beberapa wilayah di Teheran, tempat kementerian dan kompleks militer berada.

Dikutip dari laporan Aljazeera, ledakan juga dilaporkan terjadi di kota-kota Iran termasuk Kermanshah, Lorestan, Tabriz, Isfahan, dan Karaj. Terkait serangan itu, Presiden Trump mengatakan AS telah memulai “operasi tempur besar-besaran” di Iran untuk “menghilangkan ancaman dari rezim Iran”.

Menurut seorang pejabat AS, serangan udara gabungan tersebut menyasar aparat keamanan Iran. Akibat serangan ini, Iran dilaporkan terguncang. Netblocks melaporkan gangguan akses internet di beberapa wilayah, termasuk ibu kota Teheran, "dengan konektivitas hanya 54% dari tingkat normal".

Rute penerbangan melewati Iran sementara ini juga ditutup. Pantauan di laman website flightradar, pesawat komersial tidak berani terbang di atas wilayah Iran. Mereka memilih mengambil rute memutar lebih jauh dengan menghindari zona konflik.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo